Selasa, 17 September 2019


Polisi Tangkap Pelaku Diduga Mafia BBM

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 191
Polisi Tangkap Pelaku Diduga Mafia BBM

Barang bukti – Kendaraan pembawa BBM yang diduga ilegal. Dalam kasus ini, polisi mengamankan dua orang tersangka. Salah satu tersangka menjabat manager SPBU.

BENGKAYANG, SP - Polres Bengkayang menangkap dua orang diduga mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bengkayang. Kedua pelaku ialah DN (33) yang menjabat manager di SPBU PT Jessy AK Lakeng Bengkayang dan RT (46) yang berprofesi sebagai sopir SPBU tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bengkayang AKP Michael Terry Hendrata mengatakan, penangkapan dilakukan Jumat (9/12) di Jalan Sanggau Ledo, Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang.

“Keduanya didapati sedang memindahkan BBM ke puluhan jerigen di samping SPBU PT Jessy AK Lakeng Bengkayang,” kate Terry, Senin (12/8).

Cara yang dilakukan para pelaku untuk memindahkan BBM, dijelaskan Terry mengisi langsung dari mesin dispenser BBM di SPBU, dengan menggunakan selang plastik dan corong plastik, kemudian dialirkan ke jerigen, melalui lubang di dinding pagar SPBU yang sebelumnya telah dibuat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, BBM jenis solar tersebut rencananya akan dijual ke konsumen.

“Selain itu juga akan dipakai untuk kebutuhan pribadi tersangka yang bekerja sebagai supir truk angkutan barang dan juga dijual ke pengusaha penggilingan padi di daerah Padang Pio, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak,” jelasnya.

Barang Bukti yang diamankan polisi yakni 36  jerigen BBM jenis solar dengan kapasitas 35 liter, satu gulung selang plastik dengan pipa paralon dan satu satu corong air berbahan plastik.

Para pelaku saat ini masih diperiksa intesif oleh petugas kepolisian untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan mereka dalam penyaluran BBM ilegal di Bengkayang. (nar/jee)