Senin, 23 September 2019


Polisi Tangkap Pelaku Karhutla

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 204
Polisi Tangkap Pelaku Karhutla

Pembakaran Lahan – Lokasi lahan yang diduga sengaja dibakar oleh warga. Saat ini polisi telah menahan pelaku pembakaran dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

BENGKAYANG, SP - Anggota Polsek Bengkayang dan Satreskrim Polres Bengkayang menangkap dua orang pelaku tindak pidana pembakaran lahan. Kedua pelaku ialah Tenong alias Pak Lukas (57), warga Malosa, Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang dan Sukimin, warga Jalan Panglima Libau, Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang.

Kasat Reskrim Polres Bengkayang, AKP Michael Terry Hendrata menjelaskan, pembakaran terjadi pada Sabtu (10/8). Polisi kemudian mendatangi lokasi pembakaran lahan untuk mencari barang bukti dan saksi di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengambil dokumentasi 

"Selanjutnya pukul 18.00 WIB, personil menangkap Tenong di rumahnya, kemudian diamanakan ke Mapolres Bengkayang untuk proses lebih lanjut," ungkap Terry, Senin (12/8). 

Sedangkan tersangka Sukimin ditangkap  Kamis (8/8) atas dugaan tindak pidana pembakaran lahan. "Pelaku mengakui perbuatannya telah membakar lahan," ungkapnya. 

Kedua pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Bengkayang, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. 
"Kasus ini akan diproses tuntas dan sudah  penetapan tersangka," tegasnya. 

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Seluas, Gustian Andiwinata penegakan hukum kasus kabakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak harusnya langsung di proses hukum. Perlu dilihat juga aspek kepentingan warga.

"Tapi jika semua pembakaran lokasi pertanian warga harus dijerat hukum, sama juga pemerintah membunuh masyarakat. Jika petani lokal dilarang bakar lahannya, beri alternatif lain,” kata Gustian.

Dia berharap aparat penegak hukum bijaksana dalam penanganan kasus Karhutla, dengan tidak mengurangi niat baik mencegah terjadinya Karhutla di Bengkayang.

"Kita berharap kepentingan warga lokal diprioritaskan, tidak bertindak semaunya dan tidak asal tangkap,” pintanya. (nar/jee)