Minggu, 08 Desember 2019


Pesparani Bengkayang Dibuka

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 197
Pesparani Bengkayang Dibuka

KARNAVAl – Rombongan kontingen Pesparani dan pelajar di Bengkayang meramaikan karnaval sebagai rangkaian awal pembukaan Pesparani pertama Bengkayang, Selasa (19/11).

BENGKAYANG, SP - Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) ke I Kabupaten Bengkayang resmi dibuka, Selasa (19/11). Ratusan peserta memadati halaman Aula Paroki ST.Pius X Bengkayang, lokasi pembukaan. Mereka mengikuti karnaval sebagai rangkaian awal. Setidaknya 16 kontingen dari 16 kecamatan dan pelajar ikut meramaikan.

Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus berharap Pesparani yang pertama kali diselenggarakan di Bengkayang berjalan baik dan lancar serta mendapat restu dari Tuhan Yang Maha Esa. Pesparani bisa jadi ajang menciptakan perdamaian dan hubungan yang baik satu sama lain.

"Hal ini dapat ditunjukkan dan mau mengatakan kepada dunia bahwa dengan acara Pesparani, lagu-lagu rohani kita dapat menyatakan perdamaian, hubungan yang baik satu dengan yang lain yang dibutuhkan oleh bangsa dan negara," ujarnya.

Sementara Plt Bupati Bengkayang, Agustinus Naon mengajak seluruh umat menyukseskan rangkaian acara tersebut.

"Dengan Pesparani ini bagaimana kita melaksanakan acara semeriah mungkin, karena baru pertama kali dan telah diikuti oleh 16 kecamatan. Semoga dengan acara ini kita semakin saling menjaga melindungi, menghormati dan mencintai sesama," ucap Naon. 

Selain itu, Ketua Panitia Johanes Antonius Dopong mengatakan kegiatan akan berlangsung selama empat hari. Mulai 19-22 November 2019 yang dipusatkan di Ramin Bantang Bengkayang.

Tidak hanya lomba, Pesparani akan diramaikan 20 stan yang memamerkan produk lokal. Hal ini dimaksudkan untuk memperkenalkan produk lokal agar dapat menarik minat pasar sebagai peluang usaha. 

"Pesparani tingkat Kabupaten Bengkayang akan melibatkan 16 kecamatan dengan jumlah 934 peserta," jelas mantan anggota DPRD Provinsi Kalbar 2014-2019 ini.

Yohanes Dopong menjelaskan, sesuai jadwal selama empat hari peserta akan mengikuti perlombaan. Mulai lomba paduan suara dewasa, paduan suara anak-anak, lomba bertutur Kitab Suci hingga lomba cerdas-cermat rohani.

"Dan untuk mempromosikan produk lokal sedikitnya ada 20 stan yang sudah disiapkan untuk pelaku UMKM dam 20 stan pameran yang dikhususkan bagi peserta Pesparani dari setiap kecamatan," tuturnya. 

Yohanes A.Dopong menambahkan Pesparani dilaksanakan oleh kelembagaan pemerintah tingkat kabupaten, yang tidak hanya melibatkan umat Nasrani atau Katolik saja. Namun juga melibatkan umat Muslim Bengkayang. (nar/bls)