Sabtu, 18 Januari 2020


Calon Kades di 50 Desa Deklarasi Damai

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 149
Calon Kades di 50 Desa Deklarasi Damai

DEKLARASI DAMAI - Deklarasi Damai Pilkades Serentak Tahun 2019 di Kabupaten Bengkayang digelar di Kantor Bupati Satu Atap, Kamis (12/12). SUARA PEMRED/NARWATI

BENGKAYANG, SP -  Pemilihan Kepala Desa Serentak tahun 2019 terhitung tinggal sepekan lagi, yakni pada tanggal 19 Desember 2019. Berbagai persiapan sudah dilakukan, termasuk menggelar Deklarasi Damai Pilkades Serentak Tahun 2019 di Kabupaten Bengkayang pada Kamis (12/12).

Deklarasi Damai Pilkades Serentak ini digelar di Kantor Bupati Satu Atap dan diikuti calon kepala desa di 50 desa yang akan mengelar Pilkades.

Pada deklarasi tersebut, Kapolres Bengkayang AKBP Natalia Budi Darma menyatakan pihaknya sangat respek dengan terselenggaranya Pilkades di Kabupaten Bengkayang. Pilkades ini merupakan pemilihan yang terakhir di Kalbar tahun 2019. Polres Bengkayang juga sudah menyiapkan petugas PAM di TPS saat pemungutan suara.

"Akan dilakukan tindakan tegas bagi yang membuat situasi kamtibmas tidak kondusif. Jika ada kendala atau permasalahan yang terjadi pada tahapan Pilkades agar dapat terselesaikan apabila ada komunikasi yang baik," ucap Kapolres. 

Selain itu kata Kapolres, Presiden pada saat rapat koordinasi nasional menyampaikan agar pemerintah daerah agar dapat mendorong percepatan pembangunan. Untuk pejabat agar mematuhi segala aturan dalam menjalankan roda pemerintahan. 

"Pasca OTT dari KPK kemarin, agar para pejabat mematuhi segala ketentuan dan aturan serta sesuai prosedur dalam menjalankan roda pemerintahan," tegasnya. 

Kapolres juga menegaskan, jika dalam pelaksanaan tahapan Pilkades ada pemerasan, pungli, berita hoaks dan lain-lainnya akan ditindak secara pidana. Untuk itu, perlu diantisipasi atau mencegah potensi kerawanan pada tahapan Pilkades, terutama pada  masa tenang.

Kapolres juga meminta agar masyarakat  cerdas dalam bermedia sosial dengan melakukan verifikasi berita sebelum di-share. Ia juga menyampaikan agar selama pelaksanaan kegiatan Pilkades tidak ada hiburan rakyat beruba band, sehingga pelaksanaan Pilkades tahun 2019 dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar. (nar)

Pemuda Penggerak Pembangunan 

Destaria Wiwit Kusmanto, Bakal Calon Kepala Desa Lembang, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, yang akan berkompetisi dalam kontestasi Pilkades 2019, menyatakan siap untuk mewujudkan proses demokrasi yang berkualitas. 

Sebagai pemuda dia sangat berharap agar bisa membawa Desa Lembang ke arah yang lebih baik, termasuk proses demokrasi. 

Menurut Desta, peran pemuda dalam membangun desa tentu sangat besar. Mengingat, untuk memajukan sebuah desa dan untuk menata masa depan desa  yang baik adalah dengan menata generasi mudanya dengan baik. Salah satu dengan proses demokrasi yang berkualitas, sehingga menghasilkan kepala desa yang berkualitas.

"Pada prinsipnya kita selalu siap. Memang  secara umum desa Lembang adalah desa dnegan suasana yang  kondusif, bahkan para calon biasa ngumpul bersama-sama. Kita semua komitmen untuk membangun dan  wujudkan proses demokrasi  yang berkualitas di desa Lembang," ujar Desta usai mengikuti deklarasi Pilkades Damai tahun 2019 di Kantor Bupati Bengkayang, Kamis (12/12). 

Desta menyampaikan, sevagai calon kades dia memiliki visi dan misi ingin membina generasi muda, karena kemajuan sebuah desa dan kekuatan suatu bangsa terletak pada diri pemuda. 

"Setiap perubahan yang ada itu dari pemuda. Jadi pemuda itu perannya tulang panggung pembangunan baik itu di desa kah, atau di negara ini," ucapnya.   

Desta juga berkomitmen untuk membawa Desa Lembang yang saat ini menjadi salah satu desa dengan status Desa Mandiri yang ada di Kabupaten Bengkayang menghasilkan sebuah demokrasi yang berkualitas. 

"Kita mau proses demokrasi kita benar-benar berkualitas, apalagi status desa Lembang saat ini menjadi Desa Mandiri. Tnetu sevara SDM sudah berkualitas, jadi harus juga proses demokrasi juga berkualitas," tuturnya. 

Dia menjelaskan, secara pribadi niatnya adalah ingin membangun Desa Lembang lima tahun ke depan. Sehingga desa yang berstatus mandiri ini benar dalam artian yang sesungguhnya. Terlebih katanya, di Desa Lembang kehidupan kemajemukan masyarakat sangat tinggi, terdiri dari bermacam suku dan agama, dan saat ini indeks toleransi sangat terjaga dengan baik.  

"Itu tanggung jawab kita untuk terus jaga dan meningkatkan itu. Saya mengajak diri saya pribadi dan semua para calon kades yang ada baik di Desa Lembang maupun di 50 desa sama-sama mensukseskan pesta demokrasi tingkat desa sehingga  aman dan berkualitas. Sesuatu yang sesuai dengan apa yang di ucapkan saat deklarasi hari ini," ucapnya. 

Desta juga berharap, desa-desa di Kabupaten Bengkayang dapat benar-benar memaksimalkan peran pemuda sebagai salah satu penggerak pembangunan desa di bidang sosial terutama ekonomi kreatif. Sehingga kedepan Bengkayang kuat karena ada pemuda yang kuat. 

Desa Lembang adalah salah satu dari 50 desa yang akan Pilkades tahun 2019 ini, dengan jumlah pemilih mencapai 3.344 yang terdiri dari enam TPS dari tiga dusun. (nar)