Sabtu, 18 Januari 2020


Hamil Tua, Neneng Tetap Semangat Jaring Aspirasi Masyarakat

Editor:

Bob Soeryadi

    |     Pembaca: 496
Hamil Tua, Neneng Tetap Semangat Jaring Aspirasi Masyarakat

RESES - Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Neneng, M,Sos melaksanakan reses masa sidang I Tahun 2019, di Kabupaten Bengkayang, kemarin. IST

BENGKAYANG, SP - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat, dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bengkayang - Kota Singkawang, Neneng, M,Sos melaksanakan reses masa sidang I Tahun 2019.

Dalam kesempatan ini, kegiatan reses dilaksanakan di Desa Mekar Baru, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, kemarin.

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan bahwa reses merupakan masa penting, yang sejatinya secara fungsional sebagai media menjaring aspirasi masyarakat.

“Reses ini merupakan kewajiban bagi anggota DPRD. Turun ke daerah pemilihan untuk bertemu konstituen atau masyarakat menjaring informasi, menghimpun seluruhnya untuk kemudian disalurkan,” ucap Neneng.

Meskipun dalam kondisi hamil tua, bukan suatu alasan baginya untuk turun ke lapangan bertemu dan bersilaturahmi dengan masyarakat.

"Proses bersalin saya diprediksi dalam hitungan hari. Tapi itu bukan hambatan bagi saya untuk menjalankan tugas, khususnya menjaring aspirasi masyarakat di daerah pemilihan saya," ujar adik Bupati Bengkayang Nonaktif, Suryadman Gidot ini. 

Selain menjaring aspirasi masyarakat, pada reses kali ini, Neneng juga menggelar diskusi, khususnya dengan para kaum perempuan di desa.

"Saya ingin berbagi pengalaman. Semoga melalui motivasi ini, kaum perempuan di desa dapat lebih maju dalam segala hal," kata Neneng.

Sejumlah bantuan juga tak lupa diberikannya kepada warga, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama dan rasa terima kasihnya kepada masyarakat.

"Saya memberikan bantuan kepada delapan anak penyandang stabilitas atau cacat. Selain itu, bantuan juga disampaikan untuk lima anak yatim dan lima orang tua tidak mampu," tuturnya.

Bakal Calon Bupati Bengkayang ini menjabarkan, dari suara-suara masyarakat yang berhasil dihimpun melalui reses tersebut akan direkap dan dibuat laporan kemudian diteruskan kepada pimpinan di dewan. 

“Selanjutnya kita akan teruskan ke Gubernur yang kemudian diteruskan pada OPD terkait,” ujarnya.

Ia berharap apa yang menjadi usulan masing masing perwakilan desa dapat disampaikan kembali kepada masing masing kepala desa, atau lurah yang kemudian dibahas pada musrenbang tingkat desa hingga kecamatan dan tingkat kabupaten.

“Semua usulan ini akan kami kawal dan mudah mudahan bisa terakomodir semuanya,” imbuhnya.

Reses ini dihadiri oleh Sekdes, Kaur dan BPD, para tokoh masyarakat, tokoh agama dan Posyandu desa.

Pantauan di lapangan, ratusan warga juga memadati halaman tempat pertemuan. (bob)


  •