Selasa, 17 September 2019


Harga Sayuran di Mempawah Naik

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 795
Harga Sayuran di Mempawah Naik

PASAR- Seorang pedagang sedang melayani pembeli di Pasar Tradisional Sebukit Rama Mempawah. (SP/Ruben)

MEMPAWAH, SP – Sejumlah bahan pokok yang dijual di Pasar Tradisional Sebukit Rama Mempawah alami peningkatan harga cukup signifikan. Bahan pokok tersebut umumnya berasal dari luar daerah, seperti kol, kentang dan cabai. 

“Harga komoditas berasal dari luar Kalimantan yang banyak beredar di Mempawah memang banyak mengalami kenaikan. Mungkin disebabkan faktor cuaca," kata Darwin, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Pertambangan dan Energi (Disperindagkoptamben) Kabupaten Mempawah.
 
Darwin memaparkan untuk harga lain, seperti gula dan beras cenderung stabil. Kondisi itu berdasarkan pengecekan yang dilakukan pihaknya di lapangan. 

"Jadi hanya komoditas sayur-mayur yang berasal dari Jawa, memang naik, namun untuk gula ataupun beras itu belum ada kenaikan," terangnya. 

Darwin mengakui, pasokan kebutuhan bahan pokok untuk wilayah Mempawah memang sebagian besar didatangkan dari luar, khususnya untuk komoditas utama. Namun sayur-sayuran seperti sawi dihasilkan petani lokal.    

“Barang-barang komoditas yang berada di sini, banyak didatangkan dari daerah luar seperti misalnya bawang. Namun ada juga petani lokal, misalnya sawi,” ucap dia.

Dia mengimbau kepada pedagang untuk tidak menaikkan harga terlampau tinggi, terlebih mengingat adanya momentum perayaan Hari Natal dan Tahun Baru. 

Namun demikian, guna mengantisipasi lonjakan dan mengendalikan harga barang di pasar, pihaknya juga bakal menyiapkan pasar murah di sejumlah wilayah.  (ben/ang)