UMK di Kapuas Hulu Naik 13 Persen

Bisnis

Editor sutan Dibaca : 1125

UMK di Kapuas Hulu Naik 13 Persen
Ilustrasi
PUTUSSIBAU, SP - Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Kabupaten Kapuas hulu   tahun 2017 naik sekitar 13 persen. Apabila UMK pada 2016 sekitar Rp1.784.000, maka tahun depan, menjadi Rp2.280.000. Sedangkan untuk UMSK, yang awalnya Rp1.895,500, menjadi Rp2.155.000.  

"Kenaikan UMK dan UMSK, sesuai dengan Keputusan Gubernur Kalbar dan mulai diberlakukan pada Januari 2017," kata Kabid Tenaga Kerja Disnakertransos KKH, Subandi kepada Suara Pemred.
 

Menurutnya, keputusan Keputusan Gubernur tersebut telah diedarkan  ke seluruh perusahaan yang ada di Bumi Uncak Kapuas.
  "SK Gubernur ke SKPD dan semua perusahaan, baik BUMN, BUMD, ataupun swasta, termasuk ke perusahaan lainnya," terangnya.  

Apabila nanti  lanjut Subandi,  jika ada laporan resmi dari pelapor, maka Disnakertransos akan menelusuri, kemudian memproses dan memberikan tindak tegas.
 

Subandi memaparkan tujuan kenaikan UMK dan UMSK KKH ini, untuk melindungi tenaga kerja dan sekaligus untuk meningkatkan etos kerja mereka. UMK KKH pun mengalami kenaikan yang tertinggi di Kalbar.
 Pada 2017, penyusunan Perda tentang Ketenagakerjaan dan Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di KKH akan rampung.

"Kita usahakan untuk memberikan pelayanan terbaik,” paparnya.  

Staf Kasi Waslindung Naker, Disnakertransos KKH, Selli Selowati, menyebut sebanyak 509 perusahaan telah tervalidasi, terdiri dari perusahaan kecil, sedang dan besar.   "Perusahaan yang beroperasi bergerak di bidang Perkebunan Kelapa Sawit (PKS), pertambangan, BUMN, BUMD, perbankan, transportasi, toko, hotel, ritel, BUMS, koperasi formal dan non formal," jelasnya.  

Sementara untuk jumlah karyawan yang bekerja di perusahaan yang ada di Kapuas Hulu sebanyak 28.525 terdiri dari laki-laki sekitar 20.779 orang dan perempuan sebanyak 7.746 orang
 

"Kalau untuk TKA, yang bekerja pada perusahaan di KKH, hanya ada empat orang. Kita akan minta data terbaru ke perusahaan, siapa tahu ada yang bertambah," katanya. (sap/mul)