Senin, 21 Oktober 2019


Apindo Sesalkan Harga Tiket Maskapai Mahal

Editor:

M. Eliazer

    |     Pembaca: 428
Apindo Sesalkan Harga Tiket Maskapai Mahal

Ketua Apindo Pontianak, Andreas Achui Simanjaya

PONTIANAK, SP – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Pontianak, Andreas Acui Simanjaya mengkritik kebijakan maskapai menaikkan harga tiket kepada penumpangnya, terutama untuk penerbangan domestik.

“Karena tiket mahal, banyak penumpang terpaksa menunda perjalanan mereka, sambil menunggu tarif tiket kembali murah,” kata Acui, Minggu (24/3).


Menurut Acui, sejak tarif tiket yang terlampau tinggi, ada efek yang ditimbulkan, misalnya banyak dari masyarakat memilih mengurangi perjalanan domestik. Dampak buruk lainnya, yakni menurunkan minat masyarakat untuk bepergian.


Tapi, di balik dampak buruk tadi, jelas, yang paling dirugikan juga adalah para pelaku bisnis bisnis parawisata di berbagai tujuan wisata domestik. Karena menurunnya jumlah kunjungan wisatawan, bisa berdampak langsung pada tingkat hunian hotel yang juga menurun, di mana saat ini. tingkat hunian tinggal rata-rata 20 persen dari sebelumnya tingkat hunian mencapai 50 persen.


Selain itu, dampak ekonomi juga dirasakan oleh pelaku usaha kuliner dan industri kreatif, selama ini mengandalkan jumlah kunjungan wisatawan, dengan menurunnya jumlah konsumen, juga berimbas pada pendapatan pelaku usaha. Seperti pertunjukan seni dan cinderamata.


Keadaan ini diperparah dengan kebijakan bagasi pesawat berbayar.Kondisi ini bisa diasumsikan “bagaikan jatuh tertimpa tangga,” terutama bagi para pelaku usaha pariwisata dan industri yang mengikutinya.


Ia berharap pemerintah dan pihak-pihak terkait perlu segera mempelajari dan mengatasi faktor-faktor penyebab mahalnya tiket pesawat ini, sebelum keadaan terlanjur parah  misalnya menurunkan pertumbuhan ekonomi nasional akibat hal ini. (jee)