Rabu, 11 Desember 2019


Program Non Fisik Satgas TMMD ke-106 Sentuh Generasi Muda

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 117
Program Non Fisik Satgas TMMD ke-106 Sentuh Generasi Muda

Penyuluhan Pendidikan Karakter Satgas TMMD ke-106 Kodim 1202/Skw kepada Siswa SMAN 1 Sajad Dapat Pendidikan Karakter

Siswa SMAN 1 Sajad Dapat Pendidikan Karakter

 

Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 Kodim 1202/Singkawang, telah melaksanakan penyuluhan tentang pentingnya pendidikan karakter kepada siswa-siswi SMAN 1 Sajad.

Penyuluhan tentang pendidikan karakter dilakukan guna membekali dan memberikan pemahaman kepada pelajar SMAN 1 Sajad, Kecamatan Sajad, Kabupaten Sambas, tentang pendidikan karakter, yang berlangsung Jum'at (25/10).

Adapun materi yang disampaikan yaitu terkait pendidikan karakter Pribadi, Keluarga, dan Sekolah, disampaikan oleh Kapten Inf Juju Jakaria.

Dalam materinya, Kapten Inf Juju Jakaria mengatakan bahwa memperoleh pendidikan merupakan hak setiap anak.

"Sebuah bangsa tidak akan berkembang dan maju apabila penduduknya tidak memiliki pendidikan yang baik. Pendidikan adalah hal esensial untuk membangun Negara. Oleh karena itu, waktu yang tepat adalah sedini mungkin," tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kegagalan penanaman karakter pada seseorang anak sejak usia dini, akan memicu terbentuknya pribadi yang bermasalah di masa dewasa kelak.

Selain itu, untuk menanamkan moral kepada generasi muda adalah usaha yang strategis. Usia dini merupakan masa kritis bagi pembentukan karakter seseorang. Penanaman moral menurutnya melalui pendidikan karakter sedini mungkin kepada anak adalah kunci utama membangun bangsa.

“Dan anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter ini terwujud apabila anak tumbuh dilingkungan yang berkarakter pula, dimana fitrah anak dapat dikembangkan secara optimal,” paparnya.

Tentunya ini memerlukan peran serta semua pihak terlibat baik pihak sekolah, guru, lingkungan dan terutama orangtua. Karena orangtua adalah pendidik pertama si anak.

"Jika pendidikan karakter tidak diberikan kepada anak, jelas akan terlihat suatu perbedaan antar anak yang diberikan pendidikan karakter dengan baik dan tidak sama sekali," ujar Kapten Inf Juju Jakaria.

Sementara itu, Dansatgas TMMD 106 Letkol Arm Victor J.L Lopulalan, mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh pemateri pada intinya penggores catatan pertama pada diri anak itu adalah orangtua dan juga gurunya.

"Jika mereka menstimulasi anak dengan baik dan menuliskan tinta emas pada kehidupan anak maka ketika ia beranjak dewasa ia akan memperoleh sikap anak yang baik dan begitu pula sebaliknya," kata Dansatgas TMMD ke-106. (*)