Selasa, 24 September 2019


Harga Ayam dan Daging Sapi di Sintang Naik

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1092
Harga Ayam dan Daging Sapi di Sintang Naik

AYAM DAGING (antarafoto)

SINTANG, SP – Sepekan menjelang bulan suci Ramadan, harga per kilo daging ayam di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Sintang, berangsur naik setiap harinya.

Satu di antara pedagang di Junjung Buih, Doni mengungkapkan, kenaikan harga ini senilai seribu rupiah per harinya.  “Seminggu lalu, harganya Rp 35 ribu. Sekarang menjadi Rp 38 ribu per kilo. Jadi setiap hari naik seribu," katanya, Minggu (29/5).


 Akibat terus melonjak, Doni mengaku penjualannya pun kian sepi."Sekarang paling hanya bisa jual sekitar 20 ekor per hari," ujarnya.


Dia mengakui mahalnya harga daging ayam, memang tak sebanding dengan pendapatan masyarakat. Mengingat kondisi ekonomi saat ini lesu, karena harga sawit dan karet murah.

Sementara pedagang daging sapi di pasar yang sama, Lilik juga mengaku harga daging sapi tak stabil. Sekarang harganya mulai Rp 130 ribu hingga Rp 150 ribu per kilo.

Ketidakstabilan ini, ditengarai akibat harga di tingkat petani yang relatif mahal. "Kita tidak punya standar harga pasar pasokan, karena kita beli langsung dengan petani atas dasar suka-sama suka," ujarnya.

Tak hanya itu, harga bawang merah sejak tiga bulan terakhir juga tak mengalami penurunan, bahkan per kilonya sudah menembus Rp 60 ribu di tingkat agen.

"Biasanya hanya Rp 30 ribu, sekarang sudah Rp 60 ribu per kilo, kalau saya jual di pasar, per - ons nya saya jual 7000," ujar Nusri, pedagang bawang.


Akibat kenaikan ini, Nusri mengaku tak berani menyetok bawang terlalu banyak. “Karena kan bawang ini susut,” pungkasnya. (abd/and/sut)