Rabu, 18 September 2019


Sandera Pajak Rp 3,6 Miliar Dibebaskan

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1050
Sandera Pajak Rp 3,6 Miliar Dibebaskan

Ilustrasi

PONTIANAK,SP – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Barat melepaskan sandera pajak (Gijzeling), berinisial DPL dari Lapas Kelas II A Pontianak, Kamis (22/12) kemarin.

Pelepasan ini melalui Surat Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Mempawah, dengan nomor S-15412/WPJ.13/KP.04/2016 tertanggal 22 Desember 2016.

"Setelah menginap di Lapas tersebut sejak Rabu (16/11) 2016 kemarin, DPL dilepaskan karena telah melunasi tunggakan pajaknya sebesar Rp 3,6 miliar,” kata Kepala DJP Wilayah Kalbar, Slamet Sutantio di  di Lapas Kelas IIA Pontianak. 

Slamet mengungkapkan pelepasan sandera tersebut juga sesuai Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-218/PJ/2003 tanggal 30 Juli 2003 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyanderaan dan Pemberian Rehabilitasi Nama Baik Penanggung Pajak yang Disandera. 

Menurut Slamet, pada prinsipnya penagihan pajak dilakukan dengan memperhatikan itikad baik Wajib Pajak (WP) dalam melunasi utang pajaknya. Semakin baik dan nyata, maka tindakan penagihan pajak secara aktif (hard collection) dengan pencegahan ataupun penyanderaan tentu dapat dihindari oleh WP.

"Komunikasi dengan KPP dalam rangka menyelesaikan utang pajaknya merupakan langkah awal WP untuk bersikap kooperatif," sebutnya.

Kepala Lapas II A Pontianak, Sukaji mengatakan selama disandera, keadaan DPL cukup baik.  "Kamis kemarin sudah kita bebaskan, sebab dia telah melunasi iuran pajaknya," ujar Sukaji. (ova/and)