IMI Kalbar Gelar Rakerprov di Hotel Grand Mahkota, Pontianak, Kalbar

Regional

Editor sutan Dibaca : 1754

IMI Kalbar Gelar Rakerprov di Hotel Grand Mahkota,  Pontianak, Kalbar
RAKER IMI KALBAR– Jajaran Pengurus Pengprov Ikatan Motor Indonesia Kalimantan Barat (IMI Kalbar), saat menggelar rapat kerja tingkat provinsi di Hotel Mahkota, Kota Pontianak, Minggu (6/3). (FOTO SUARA PEMRED/ NOVA )
PONTIANAK, SP- Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalbar, berharap pemprov dan pemkot/ pemkab, membangun sarana dan pra sarana yang bisa menunjang peningkatan prestasi pembalap. Satu di antaranya adalah penyediaan sirkuit  bertaraf nasional, baik sirkuit grass track maupun road race

Selain dihadiri oleh anggota dan korwil dari 14 kabupaten/ kota, rakerprov  juga dihadiri  oleh perwakilan Dispora Kalbar, yang diwakili Kabid Olahraga Sugeng Hariadi,  Dirlantas Polda Kalbar, Kombespol Tulus, Ketua KONI II  Kalbar, Eko MH
, Andi Ibrahim (Wakil Ketua Motor Besar Club/ MBC), Deny Purwanto (Ketua Harian Generasi-AK),  Setiawan Lim (Sekretaris Harley Davidson Club Indonesia), Mahendra Jaya (Ketua Harley Davidson Club Indonesia),  Harry Daya (Pemimpin Redaksi Harian Suara Pemred),   Sutarto (Kepala Bidang Organisasi IMI Pusat), dan Iwan Kurniawan (Sekjen IMI Kalbar), Bupati Landak Adrianus Asia Sidot dan Anggota DPRD Kota Pontianak Alfian.

Rakerprov  berlangsung di Takalar Room Hotel Grand Mahkota Pontianak, bertema “Melalui Rakerprov IMI Kalbar Kita Tingkatkan Profesionalisme Organisasi dan Optimalisasi Kinerja Menuju IMI yang Solid dan Terbaik”.  

“Proker utama kita adalah meningkatkan prestasi dan karya para pembalap. Untuk itu, kita berharap adanya pembangunan sirkuit yang represenstatif, karena sirkuit merupakan sarana utama,” papar Iin Solinar,
Ketum Pengprov IMI Kalbar, kepada Suara Pemred saat  Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) IMI Kalbar, Minggu (6/3).  

Satu di antara sirkuit harus diperbaiki adalah Sirkuit Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA). Sirkuit ini sebenarnya menjadi harapan utama para pembalap, terutama pembalap muda,  yang selama ini selalu kebingungan mencari tempat latihan.

 Iin berharap, rakerprov yang dihadiri sekitar 50 anggota dan seluruh Korwil dari 14 kabupaten/kota, menjadi landasan terbaik, untuk merealisasikan semua program kerja.
Selain itu, rakerprov juga menjadi ajang evaluasi realisasi pelaksanaan program tahun 2015. 


  “Rakerprov juga menjadi ajang sosialisasi hasil Rakernas di Jakarta beberapa waktu lalu. PP IMI sudah mengeluarkan beberapa aturan dan regulasi, sehingga seluruh Pengprov dan Korwil harus memahaminya,” tuturnya.  

Perwakilan PP IMI, yang diwakili oleh Kepala Bidang Organisasi, Sutarto mengakui adanya perkembangan yang cukup pesat di Kalbar. Pengprov IMI Kalbar dan beberapa korwil sudah bisa menyelenggarakan berbagai iven bertaraf nasional. 

 “Kalbar sangat produktif. Banyak sekali peminat cabor ini. Oleh karena itu, saya berharap ke depannya, bisa semakin dikembangkan,” kata Sutarto, yang mewakili Ketua PP IMI, Sadikin Aksa.   

Menurut Sutarto, cabor otomotif bisa dijadikan sarana pengembangan bidang lainnya, misalnya pariwisata. Oleh karena itu, harus ada sinergi yang selaras antara pemprov, pemkab/ pemkot dengan IMI. Misalnya, ketika menyelenggarakan kejurnas, maka banyak pembalap ataupun tim yang akan datang ke daerah penyelenggara.  

“Ini peluang terbaik yang bisa dilakukan oleh Pengprov IMI dan Pemda. Saya yakin, apabila digarap dengan serius, maka hasilnya sangat menggembirakan,” tuturnya.(ova/mul)