Kepala Kesbang BPMKBPD Sekadau: Dana Parpol untuk Berikan Pendidikan Politik

Regional

Editor sutan Dibaca : 1308

Kepala Kesbang BPMKBPD Sekadau: Dana Parpol untuk Berikan Pendidikan Politik
ILUSTRASI- Dana Parpol (antaranews.com)
SEKADAU, SP – Warga Kabupaten Sekadau meminta parpol dapat mengelola dana hibah yang dikucurkan pemerintah daerah supaya tepat sasaran. Sesuai aturan, 60 persen anggaran harus memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

“Karena saya lihat,  dana parpol yang dibantu oleh pemerintah melalui dana hibah itu harus dikelola secara efektif. Tetapi, itu jauh dari harapan, karena banyak digunakan keluar daerah,” ungkap tokoh pemuda setempat, Anong (28).

Menurutnya, anggaran yang dikeluarkan pemda itu seharusnya bisa dikelola dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Dengan demikian, masyarakat benar-benar merasakan apa yang dilakukan oleh parpol.


“Paling tidak membuat kegiatan sosial yang kreatif, agar bisa bersahabat baik dengan warga, karena warga perlu diperhatikan oleh parpol,” pungkasnya.


Terkait hal ini, Kepala Bidang Kesaturan Bangsa (Kesbang) Badan Pemberdayaan Masyarakat, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan Desa (BPMKBPD) Sekadau, Nasution  menyatakan, tercatat delapan parpol yang memiliki kursi di DPRD setempat sesuai dengan urutan ranking tertinggi.


Partai-partai tersebut, antara lain PDIP, Gerindra, Demokrat, Hanura, PKPI, PAN, dan Golkar.  “Hanya delapan parpol saja yang ada di kursi dewan. Dalam anggaran parpol, sesuai aturan harus memberikan pendidikan politiknya, seperti pendidikan kader, pendidikan pemilih pemula, pendidikan kepada masyarakat melalui sosialisasi,” ujarnya.

Hal ini sesuai Permen 77 Tahun 2014, tentang Pedoman Tata Cara Penghitungan, Penganggaran Dalam APBD, Dan Tertib Administrasi Pengajuan, Penyaluran, Dan Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan Bantuan Keuangan Partai Politik.

Sementara di Sekadau sendiri, masih ada satu parpol yang belum melaporkan keuangannya.  “Itu sudah diatur mengenai parpol. Memang,  sampai saat ini ada parpol yang belum melaporkan pertanggungjawabannya keuangannya ke kita,” ungkapnya.

Keuangan parpol ini juga diatur dalam Keputusan Bupati Sekadau Nomor 210/206/BPMKBPD – C/2015 tentang Penetapan Besaran Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik di Kabupaten Sekadau Tahun Anggaran 2015.

“Dari besaran anggaran yang dibantu sesuai dengan perolehan suara,  sudah diatur di situ semua dari dana hibah,” ungkapnya.

Sosialisasi Kebijakan

Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD  Sekadau, Subandrio menyebutkan,  ada petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari pengurus pusat tiap parpol terkait dana hibah.


“Salah satu penggunaannya, termasuk pendidikan politik kepada masyarakat dan pelatihan kader. Sudah ada mekanismenya sesuai UU Pemilu, termasuklah memberikan pemahaman untuk seluruh kader," ujarnya di Sekadau kemarin.

Selain itu, menurutnya, ini  termasuk pula sosialisasi kebijakan dari partai kepada masyarakat setempat. "Apa-apa sajalah  yang telah diperjuangkan partai dengan pembangunan," lanjutnya.

Senada
, Sekretaris Umum Partai Demokrat (PD), Hasan mengatakan, sudah dilakukan proses pelaksanaan anggaran parpol pada 2015.


 “Ke depan
itu anggaran pendidikan politik dan penjaringan kader partai. Tentu hal ini kita melihat bagaimana partisipasi masyarakat bisa tumbuh dan berkembang, dan itu kita berlakukan kepada masyarakat atau konstituen,” bebernya.


Ditambahkan, anggaran parpol itu bukan hanya digunakan untuk pertemuan kader partai. “Kita harus memberikan pemahaman kepada konsituen dan menyerapkan aspirasi dari mereka. Tidak hanya melakukan secara formal,  tetapi kita terus melakukan sosialisasi pendidikan kepada khalayak ramai,” jelasnya. (akh/and)