Polisi Ringkus Dua Kurir Narkoba Jenis Sabu di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar

Regional

Editor sutan Dibaca : 3035

Polisi Ringkus Dua Kurir Narkoba Jenis Sabu di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar
Dua tersangka kurir narkoba jenis sabu ketika berada di Mapolsek Sukadana, Senin (18/4) malam. (SUARA PEMRED/ SYAHAR BANU)
SUKADANA, SP – Anggota Polsek Sukadana berhasil meringkus HD (15) dan RB (15),  dua remaja kurir narkoba jenis sabu, di Desa Harapan Mulia, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara (KKU), Senin (18/4) malam. 

Proses penggerebekan begitu alot. Aksi kejar-kejaranpun tak terhindari. Dua desa di Kecamatan Sukadana turut dikepung oleh anggota kepolisian. Saat diamankan, pelaku HD (15) mengatakan, barang haram tersebut, diperoleh dari Mukhlis warga Desa Madan Jaya, Kecamatan Sukadana.

Rencananya, sabu itu akan diantar ke salah seorang warga yang berada di Dusun Semanjak, Desa Benawai Agung, dengan upah Rp. 100 ribu. Namun sebelum bertransaksi, aksi pelaku terendus jajaran Polsek Sukadana, atas laporan dari masyarakat.

“Setelah melakukan pengembangan dari kedua pelaku, anggota langsung bergerak cepat ke kediaman Mukhlis,” ujar Kapolsek Sukadana, AKP Hoerrudin.

Setibanya di kediaman Mukhlis, penggeledahanpun dilakukan oleh anggota Polsek Sukadana yang didampingi jajaran Polsek Simpang Hilir.
“Mukhlis tidak ada di rumah. Anggota keluarga Mukhlis mencoba menghalangi anggota, ketika hendak menggeledah,” katanya.

Pihak keluarga pelaku, justru meminta anggota kepolisian menunjukan surat perintah penggeledahan dan membatasi personil yang dizinkan masuk ke rumahnya. “Maaf ya pak, kita menghargai proses penggeledahan ini. Saya minta bacakan dulu surat-suratnya dulu. Dan yang masuk saya harapkan hanya empat orang saja, takut roboh rumah saya,” kata salah satu keluarga pelaku di hadapan anggota Polsek Sukadana, Simpang Hilir, dan para wartawan.

Setelah menggeledah kediaman Mukhlis, anggota menemukan bungkusan sabu bekas yang telah dibongkar.
Temuan itu, justru mengundang reaksi keras dari keluarga pelaku yang membantah barang tersebut adalah sabu milik Mukhlis.
“Kepada media, tidak ada ya. Tidak ada ditemukan barang itu (Sabu, Red) di rumah ini,” teriaknya.

 Adapun sejumlah barang bukti yang diamankan, yakni satu paket ¼ gram sabu diperoleh dari dua pelaku, handphone, uang tunai dan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku saat mencoba kabur dari kejaran anggota.

“Untuk mempertanggungjawabkannya, kedua pelaku diancam hukuman lima tahun penjara, karena sebagai kurir. Sedangkan, pelaku lainnya Mukhlis masih menjadi buron,” terangnya. (ble/bob)