Status Polda Kalbar Menjadi Tipe A

Regional

Editor sutan Dibaca : 4713

Status Polda Kalbar Menjadi Tipe A
Kapolda Kalbar, Brigjen (Pol) Arief Sulistyanto (kiri) bersama Pemimpin Redaksi Harian Suara Pemred Harry Daya saat perluncuran buku Salam Zero, beberapa waktu lalu. (Dok. SP)
Pontianak, SP – Kepolisian Daerah Kalbar ditingkatkan statusnya dari tipe B menjadi tipe A, Selasa (17/5). Hal itu berdasarkan surat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Yuddy Chrisnandi kepada Kapolri, Jenderal Badrodin Haiti, nomor B/1741/M.PANRB/5/2016, tertanggal 17 Mei 2016, perihal penguatan susunan Organisasi dan Tata Kerja Polri.  ?

Berdasarkan surat tersebut, ada empat tipe Polda yang diusulkan dari tipe B menjadi tipe A. Polda itu adalah, Polda Riau, Polda Lampung, Polda Kalbar dan Polda Sulawesi Utara.

Namun, hanya Polda Kalbar dan Sulawesi Utara yang disetujui menjadi tipe A.   “Alasannya, dua Polda tersebut berada pada wilayah perbatasan NKRI. Yang membutuhkan upaya penanganan pengamanan secara khusus dan lebih optimal. Polda Riau dan Lampung butuh pemantapan kembali,” tulis Yuddy.  

Dalam rangka pelaksanaan peraturan tersebut, Yuddy menyatakan segala sesuatu yang menyangkut biaya agar memanfaatkan anggaran yang tersedia di Kepolisian Negara RI.

Sedangkan mengenai kebutuhan pegawai agar memanfaatkan pegawai yang ada di Kepolisian Negara RI atau instansi pemerintah lainnya diluar Kepolisian Negara RI. Yang dalam pelaksanaannya berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan atau Badan Kepegawaian lainnya.

“Berkaitan dengan peningkatan status dan pembentukan Polda tersebut, pelu kami tegaskan bahwa dalam rangka meningkatkan profesionalisme aparatur, agar dilakukan optimalisasi pemanfaatan jabatan fungsional yang sudah ada di lingkungan pemerintah,” kata Yuddy. 

Hal senada diungkapkan Komisioner Kompolnas Edi Hasibuan. Ia menyatakan, status Kepolisian Daerah Kalimantan Barat sudah selayaknya dinaikkan dari tipe B ke tipe A, agar sejajar dengan Kodam XII/Tanjungpura yang sudah dipimpin oleh Mayjen atau setingkat bintang dua.

"Kami akan mengusulkan peningkatan status Polda Kalbar menjadi tipe A ke Kapolri dan pemerintah pusat, agar dipimpin oleh seorang Irjen atau bintang dua," kata Edi Hasibuan saat melakukan kunjungan kerja ke Polda Kalbar, Selasa (17/5).

Ia menjelaskan, kalau antara Polda Kalbar dan Kodam XII/TPR sama-sama dipimpin oleh yang berpangkat bintang dua, maka dia menjadi sejajar sehingga tidak seperti sekarang.

"Apalagi rencana peningkatan status Polda Kalbar sudah mendapat dukungan dari gubernur Kalbar, sehingga patut didukung oleh semua pihak, termasuk dukungan dari kami (Kompolnas)," ujarnya.

Menurut dia, di Kalimantan Timur statusnya sudah tipe A, dan sudah seharusnya Polda Kalbar ditingkatkan menjadi tipe A.

"Terkait mendesaknya peningkatan status Polda Kalbar ini, juga akan kami sampaikan kepada bapak presiden RI," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Komisioner Kompolnas menyatakan kedatangan pihaknya ke Kalbar, terkait menindaklanjuti empat laporan masyarakat yang penanganan kasusnya terkesan jalan ditempat, atau tersangkanya masih berkeliaran bebas, tetapi begitu dicek ternyata tersangkanya sudah ditangkap, dan sebagian besar keempat kasus itu, terkait masalah sengketa tanah.

Sementara itu, Kapolda Kalbar Brigjen (Pol) Arief Sulistianto menyambut baik dukungan Kompolnas atas rencana peningkatan status Polda Kalbar menjadi tipe A.

Apalagi, menurut Arief Kalbar sangat luas dan berbatasan darat langsung dengan Malaysia sehingga rawan terjadi praktik ilegal, seperti masuknya gula pasir dari Malaysia, narkoba dan berbagai kebutuhan pokok lainnya, sehingga merugikan pedagang dan petani daerah.

Data Polda Kalbar ada lima Polres perbatasan, yakni Polres Sambas, Bengkayang, Sanggau, Sintang, dan Polres Kapuas Hulu, ada 14 kecamatan, 98 desa, 52 jalan tikus (jalan ilegal), 55 desa yang berbatasan langsung dengan 22 kampung di Malaysia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Aziz Syamsuddin menyatakan pihaknya terus mendorong peningkatan status Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, dari tipe B menjadi tipe A.

"Sejak tahun 2011 kami sudah mengajukan ke pemerintah terkait peningkatan status Polda Kalbar menjadi tipe A, sehingga akan kami dorong terus," kata Aziz Syamsuddin.

Aziz menjelaskan pada dasarnya Komisi III DPR RI sudah menyetujui terkait peningkatan status Polda Kalbar.

"Apalagi di Kalbar sudah berdiri Kodam XII/Tanjungpura yang dipimpin oleh seorang bintang dua, sehingga Polda Kalbar harus juga dipimpin oleh bintang dua juga agar sejajar," ungkapnya.

Selain itu, rentang wilayah Polda Kalbar yang sangat luas, serta berbatasan langsung dengan negara lain, baik dari darat dan laut, sangat rentan terjadi praktik ilegal, seperti masuknya narkoba jaringan internasional dan lainnya.

"Mudah-mudahan dorongan peningkatan status Polda Kalbar juga akan dilakukan oleh Komisi III DPR RI periode 2014-2019 sehingga segera terealisasi," katanya.(ant/lis/sut)