Wali Kota Pontianak Puji Warga Beting Tidak Anarkis

Regional

Editor sutan Dibaca : 2409

Wali Kota Pontianak Puji Warga Beting Tidak Anarkis
Suasana massa di Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalbar Selasa (30/8) malam. (SUARA PEMRED/ YODI)
PONTIANAK, SP- Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menilai, sempat bergejolaknya sejumlah warga  Kampung Beting menyusul meninggalnya tersangka curanmor Dayat, merupakan salah satu ujian berat bagi wilayahnya.   Namun,  Midji, panggilan akrabnya, memuji masyarakat Beting karena tidak bertindak anarkis dan bisa bernegosiasi dengan baik.  

"Pelampiasan itu kan biasa, asal jangan anarkis, protes boleh," katanya,  usai membuka Bursa Kerja di Pontianak Convention Center, Rabu (31/8) pagi.
 

Menurut Midji, Pontianak harus dibangun dengan masyarakat yang bisa meletakkan ketidakpuasan pada prosedur yang benar. Tentunya dengan menempuh jalur hukum.

Wali Kota dua periode itu pun yakin, warga kota akan terbiasa dengan hal tersebut.   "Saya ingin  masyarakat Pontianak itu terbiasa dengan hal-hal seperti itu. Jangan panik hadapi itu. Insyaallah kalau dibicarakan dengan baik, bisa selesai semua. Saya yakin bisa diselesaikan," yakinnya.  

Dengan duduk bersama menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin, Midji meyakini emosi akan bisa diredam. Tindakan yang tidak diinginkan pun bisa direm.  

"Kita harus jaga Pontianak tetap kondusif. Bebas pendapat itu boleh,  tapi jangan anarkis. Ketika itu terjadi, investasi sulit masuk, kan yang rugi masyarakat Pontianak. Kita capek-capek bangun Pontianak seperti ini, jadi harus kita jaga," pintanya.
 
"Hidup itu kan untuk capaian kesejahteraan dan kebahagiaan, jangan dibikin pusing. Buat hidup semakin hari makin nyaman," pungkasnya.    

Sementara itu, data dari Humas Polda Kalimantan Barat, Dayat semasa hidupnya 12 kali beraksi di Pontianak dan sekitarnya, plus sekali mencuri satu unit pesawat televisi.  

Aksinya sebagai berikut; di Tanjung Raya, Gang 85, Pontianak: Dayat menjarah 1 unit   sepeda motor Vario 150; Pasar Seruni, belakang Sim Jaya, Pontianak Timur, Pontianak: 1 unit pesawat televisi.
  Di GOR Pangsuma, Jalan Ahmad Yani, Pontianak: 1 unit sepeda motor  Vixion merah; di  Rumah Radank, Kota Baru,  Pontianak: 1 unit  sepeda motor Honda Blade biru; Jalan Suwignyo, kompleks Masjid Sakirin: 1 unit sepeda motor Nio Soul hijau; GOR Pangsuma, Pontianak: 1 unit sepeda motor Yamaha X-tite merah.   Di Jalan Imam Bonjol, Pontianak: 1 unit sepeda motor Honda Beat merah; Sungai Itik, Kecamatan Kakak, Kabupaten Kubu Raya: 1 unit sepeda motor Mio Soul baru; Jalan Karya Ambalat, Pontianak Selatan, Pontianak: 1 unit sepeda motor Beat biru putih.
   
Di Jalan Agus Salim, Pontianak Selatan, Pontianak: 1 unit sepeda motor Suzuki Rock; sebuah rumah indekos di Jalan Tanjungpura, Pontianak: 1 unit sepeda motor Vario 125 merah; Jalan Tanjungpura, Pontianak: 1 unit sepeda motor Vario 125 putih.
  Dayat beraksi juga di Gang Prona, Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya,  Kabupaten Kubu Raya: 1 unit sepeda motor Mio.(bls/aju/pat/sut)