KBF Sedot Puluhan Ribu Pengunjung dalam Sepekan

Regional

Editor sutan Dibaca : 1078

KBF Sedot Puluhan Ribu Pengunjung dalam Sepekan
Ayu Gentari (kedua dari kiri), koordinator pelaksana KBF ketika berada di Rumah Radakng, Kota Pontianak. (SP)
Perhelatan Kalbar Book Fair (KBF)  yang diselenggarakan oleh Badan Perpustakaan, Kearsipan dan Dokumentasi (BPKD)  Provinsi Kalbar resmi ditutup Selasa, (1/11). Perhelatan ini berhasil menyedot puluhan ribu pengunjung dalam sepekan.  
“Alhamdulillah, masyarakat Kalbar sangat antusias dengan pameran buku ini”, kata Ayu Geantari,  Koordinator pelaksana pameran.

Ayu menyebutkan awalnya timnya hanya menargetkan 14 ribu pengunjung dalam sepekan. Namun, realisasinya jumlah pengunjung  jauh melebihi target. "Jumlah kunjungan yang melebihi target awal tersebut berimbas kepada penjualan buku dari para penerbit," ujar Ayu.

Penerbit Magfirah yang khusus menjual buku-buku Agama Islam berhasil menjual 80% buku yang ia bawa.   Fauzan petugas stand Maghfirah Pustaka mengatakan bahwa ia membawa 28 koli buku untuk mengikuti Kalbar Book Fair.

 “Antusias masyarakat Kalbar luar biasa,  buku kami habis diborong masyarakat. Sekarang ini tinggal dua hingga tiga koli saja”, ujarnya puas.  

Hal yang sama dirasakan oleh Penerbit Derwati. Rizal salah satu pengelola stand mengaku sangat puas dengan pelaksanaan pameran ini.   “Jumlah buku yang terjual jauh melebihi perkiraan saya sebelumnya”, ujar Rizal.  

Yang lebih menarik adalah ternyata buku-buku karya penulis Kalbar juga begitu diminati oleh pengunjung pameran. Rommy Hernady yang menjual buku komik bahkan telah kehabisan stok pada hari keempat pelaksanaan Book Fair.  

“Kami hanya punya stok 400 eksamplar, dan semuanya habis di hari ke empat," katanya.

Indra Ae’, pengamat budaya menyatakan bahwa melihat tingkat antusias masyarakat kalbar terhadap buku sangat menggembirakan. Dirinya  menilai penyelenggara sangat piawai dalam melakukan promosi untuk menarik minat pengunjung.  
“Saya sangat takjub jumlah pengunjung pameran buku ini bisa mengalahkan jumlah kunjungan pada pameran-pameran lain, seperti pameran IT, atau pameran pembangunan. Rasanya tidak masuk akal. Saya yakin ramainya jumlah kunjungan ini tak terlepas dari kepiawaian Swadesi Management melakukan promosi kepada masyarakat. Luar Biasa”, ujarnya bersemangat.  

Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Pusda Kalbar, Untad Darmawan, mengaku puas dengan antusias peserta bedah buku. Dia berharap perhelatan Kalbar Book Fair menjadi tonggak bagi kemajuan anak-anak muda Kalbar.

Pameran Buku ini ditutup dengan melakukan ramah tamah antara Kepala Perpustakaan dan Para Peserta Pameran. Seluruh peserta pameran memiliki harapan yang sama agar tahun depan Perpustakaan Provinsi Kalbar dapat melaksanakan kegiatan serupa. (nn/and/sut)