Rabu, 23 Oktober 2019


Akhir Tahun, Tiga Wilayah Pos Perbatasan Kalbar Nikmati Listrik Malaysia

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1201
Akhir Tahun, Tiga Wilayah Pos Perbatasan Kalbar Nikmati Listrik Malaysia

Ilustrasi

PONTIANAK,SP- PT PLN memastikan pada Desember 2016, daya listrik 90 megawatt milik Malaysia akan dirasakan pelanggan di 3 wilayah Pos Lintas Batas Negara (PLBN), yakni  Entikong-Sanggau, Badau-Kapuas Hulu dan Aruk-Sambas.
Seluruh daya listrik itu, juga akan masuk ke sistem Khatulistiwa yang mencakup Kota Pontianak, Singkawang,  Kabupaten Kubu Raya, Sambas, Bengkayang.

"Rencananya nanti pada saat diresmikannya PLBN Entikong oleh Presiden RI,  sekaligus listrik milik Malaysia itu juga akan launchingkan pula," kata Ricky Cahya Andrian, Manager Area Pengatur, Distribusi, dan Penyaluran PT PLN Wilayah Kalbar.


Ricky menuturkan dalam waktu dekat pihaknya akan memindahkan secara bertahap tiang listrik khusus dari PLBN Entikong hingga Balai Karangan, ibu kota Kecamatan Sekayam, sebab letaknya termasuk dalam pelebaran jalan.

Jika dilihat dari harga, lanjut Ricky, apabila 90 MW daya listrik dari PLN menggenapi 50 MW listrik milik Malaysia yang dibangun di Kabupaten Bengkayang. PT PLN membeli listrik dari Malaysia tersebut dengan harga Rp 990 per KW.

Menurut Ricky dengan adanya tambahan listrik dari Malaysia pada sistem Khatulistiwa hingga akhir tahun tersebut, maka Kalbar tinggal menunggu lagi penyelesaian Mobile Power Plant (MPP) dengan kapasitas 4x25 MW di Jungkat,  yang rencananya akan selesai pertengahan November 2016, dan pada akhir tahun 230 Mw di Ketapang dan 50 Mw di Mempawah,

"Jadi beban puncak di sistem khatulistiwa mencapai 320 Mw," tandasnya. (ova)