Harga BBM di KKH Melambung

Kapuas Hulu

Editor sutan Dibaca : 851

Harga BBM di KKH Melambung
TIGA BULAN- AMPS di Kecamatan Semitau, yang sudah tiga bulan tidak beroperasi, (SP/ Syafari)
PUTUSSIBAU, SP – Tidak beroperasinya Agen Premium, Minyak, dan Solar (AMPS) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), di Jalur Jalan Lintas Selatan Kabupaten Kapuas Hulu (KKH), mengakibatkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) melambung. Bahkan, saat perayaan Natal 2016, BBM jenis Premium dan Pertalite, langka.  

Hasil pantauan Suara Pemred, beberapa waktu lalu, harga Premium dan Pertalite di kios-kios pengecer, relatif mahal. Khususnya untuk beberapa kecamatan yang berada di Jalur Jalan Lintas Selatan, seperti Putussibau Kota, Kecamatan Putussibau Selatan, Kalis, Mentebah, Semangut, Bunut Hulu, Boyan Tanjung, Hulu Gurung, Sejiram, Semitau dan Suhaid.
 

Harga Premium yang dijual oleh pengecer di kios –kios, biasanya Rp10 ribu per liter, sedangkan Pertalite Rp11 ribu per liter. Namun, saat Natal dan menjelang Tahun Baru 2017, harganya naik Rp2 ribu per liternya.
 

“Kenaikan harga BBM sudah sejak seminggu menjelang perayaan Natal. Mungkin disebabkan minimnya persediaan BBM di APMS dan SPBU, sehingga kami harus membeli di kios-kios pengecer. Harganya ya pasti sangat mahal,” kata Julansyah, warga Kecamatan Putussibau Selatan.
 

Sekain itu, warga kecamatan Suhaid, Ibrahim mengakui harga BBM jenis Premium di wilayahnya dijual pengecer Rp10 ribu per liternya. Walau tidak terlalu mempermasalahkan harga, karena bagi mereka yang penting adalah ketersediaan.
 

"Kami tidak pernah protes dengan harga BBM yang naik, yang terpenting ada ketersedian yang cukup dan tidak terjadi kelangkaan. Namun, tetap saja kondisi ini sangat menyulitkan," terangnya.  

Pemilik kios pengecer di Kecamatan Semitau, Husni mengatakan, kenaikan penjualan BBM jenis Premium dan Pertalite, dikarenakan tutupnya APMS Terapung Energi Kapuas Semitau. Keadaan ini sudah berlangsung tiga bulan lamanya. Hal ini yang menyebabkan mobil pengantar, terpaksa membeli BBM ke SPBU terdekat yang ada di kecamatan lain.  

"Untuk kios-kios pengecer, membeli dari para pemilik pick up yang mengantri di SPBU. Kios pengecer ini sudah tangan yang ke tiga," kata Husni. (sap/mul)


Baca Juga:
PT Pertamina: Pasokan BBM dan LPG Selama Libur Natal - Tahun Baru Aman 
Dua Unit Kapal Rusak, BBM di Sintang Langka
BBM Jenis Premium di Sekadau Langka
Ini Identitas Korban Pembunuhan di Hotel Benua Mas