Nasir Ancam Kadis yang Abai Buat LPKD

Kapuas Hulu

Editor Syafria Arrahman ST Raja Alam Dibaca : 717

Nasir Ancam Kadis yang Abai Buat LPKD
BIMTEK LPKD - Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad (AM) Nasir, menyampaikan sambutannya pada pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Prosedur Keuangan Daerah, Tahun Anggaran 2017 di Aula Kantor Bupati, Rabu (17/5).(SUARA PEMRED/SYAPARI)
PUTUSSIBAU, SP - Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad (AM) Nasir mengancam akan mengganti pejabat setingkat Kepala Dinas (Kadis) dan Bendahara di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), apabila lalai dan tidak segera menyelesaikan Laporan Penggunaan Keuangan Daerah (LPKD). Laporan ini sangat penting, karena mempengaruhi hasil kinerja Pemkab.  

Ancaman ini disampaikan AM Nasir, tatkala membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Prosedur Keuangan Daerah, Tahun Anggaran 2017 di Aula Kantor Bupati, Rabu (17/5). Dengan sedikit emosional, AM Nasir mengatakan, ancaman ini tidak main-main.  

“Saya tahu, hingga hari ini masih ada OPD yang belum menyampaikan pelaporan penggunaan keuangan daerah 2016. Padahal, sekarang sudah pertengahan 2017, seharusnya persoalan ini telah terselesaikan oleh setiap OPD,” kata Nasir. 

"Kalau masalah pelaporan ini tidak diindahkan oleh OPD, maka kami akan melakukan verifikasi dengan mengganti Kadis dan Bendaharanya," lanjutnya.  

Menurut AM Nasir, ia akan bersikap tegas terhadap Kadis dan Bendahara yang OPD-nya belum menyampaikan pelaporan. Dengan sanksi tegas, maka semua Kadis dan Bendahara bisa sedikit disiplin dengan pelaporan. Semua ini, kata dia, memang tugas yang diberikan kepada ASN. 

“Siapa yang lalai dalam menjalankan tugas, maka akan saya copot. Saya juga meminta Wabup dan Inspektorat, secepatnya melakukan pemetaan dan catatan terhadap OPD dan Bendahara yang bermasalah,” papar Bupati Nasir. 

Bupati yang memasuki periode kedua pemerintahan ini, mengatakan tidak akan main-main lagi. Adanya sanksi tegas, misalnya pembebasan tugas, agar Kadis dan Bendarah, serta pejabat di lingkungan OPD, tidak berani main-main. AM Nasir mengakui sudah capek dengan urusan seperti ini, dan tidak selesai-selesai. 

Diterangkannya, dalam upaya agar para bendahara di lingkungan Pemkab Kapuas Hulu dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, pihaknya sudah sering mengadakan Bimtek terkait pengelolaan laporan keuangan. Selain itu pihaknya juga telah sering mendatangkan BPK dan BPKP, sebagai pendamping.

"Saya tekankan para peserta Bimtek harus ,serius agar ke depannya, kita bisa meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," tegasnya.  

Ketua Panitia Bimtek, M Zaini mengatakan, maksud diselenggarakan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan utamanya para bendahara pengeluaran, pengurus barang dan pembuat laporan dalam melakukan penata usahaan serta pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan daerah maupun barang di OPD masing-masing.  

"Ada 153 peserta, yang terdiri dari Bendahara pengeluaran dan pengurus barang serta pembuat laporan keuangan di setiap OPD. Kegiatan ini akan dilaksanakan tiga hari ke depan," katanya.  

Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kinerja SKPD dalam menyusun laporan keuangan, terlaksananya laporan keuangan sesuai daerah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, terwujudnya laporan keuangan kapuas hulu secara tepat waktu. 

"Untuk materi yang akan disampaikan dalam kegiatan tersebut antara lain yang berkaitan dengan sistim akutansi pemerintah daerah, praktek melakukan penataan keuangan, praktek menyusun laporan keuangan SKPD," terangnya. (sap/mul)