Senin, 09 Desember 2019


PLBN Badau Sepi Pemudik

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 705
PLBN Badau Sepi Pemudik

PLBN Badau

PUTUSSIBAU, SP - Lima hari jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H, perlintasan pemudik di perbatasan Indonesia-Malaysia masih sepi. Melalui pintu Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nanga Badau, Kecamatan Badau, belum tampakl lonjakan berarti.   

"Memang masih sepi, namun kita terus menerapkan pengawasan rutin di perbatasan. Sementara ini hanya warga setempat yang melintas di PLBN," ujar Kepala Imigrasi Klas III B Putussibau, Ade Rahmat kepada wartawan, Selasa (20/6).   Menurut Ade, sepinya perlintasan manusia melalui PLBN dikarenakan para pemudik lebaran banyak menggunakan transportasi jalur udara, dan lewat Entikong.  

"Badau bukan tempat perlintasan yang strategis, selain itu, pesawat menjadi pilihan alternatif transportasi yang mereka gunakan," jelasnya.   Untuk fasillitas penunjang Imigrasi di PLBN Terpadu Badau, kata Ade, pihaknya masih belum optimal, di mana masih banyak kekurangan seperti, belum optimalnya jaringan internet, portal yang belum ada, konter imigrasi belum sesuai standar dan banyak lagi lainnya.  

"Masalah itu sudah dirapatkan, apa yang dibutuhkan imigrasi untuk sarana penujang kinerja di PLBN Badau, saat itu kami sampaikan ke Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Bea Cukai, Karantina dan Imigrasi, dan mereka akan menindaklanjuti," ungkapnya.   Sementara untuk pembuatan paspor jelang Idul Fitri, ada peningkatan, utamanya sebulan menjelang Bulan Suci Ramadan. Dari 20 pemohon per hari, bertambah jadi 30 pemohon.  

"Dari tanggal 1-19 Juni 2017, ada 175 paspor yang dicetak. Kita masih menghadapi kendala pembuatan Paspor, seperti adanya ganguan sistem akibat lampu mati, jaringan internet yang tidak optimal dan sisa stok buku yang sudah hampir habis,” papar Ade. (sap/mul)