Masyarakat Kapuas Hulu Deteksi Dini Radikalisme

Kapuas Hulu

Editor Kiwi Dibaca : 657

Masyarakat Kapuas Hulu Deteksi Dini Radikalisme
ilustrasi
PUTUSSIBAU, SP – Wabup Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero mengatakan, kerukunan umat beragama di Bumi Uncak Kapuas sangat terbina dengan baik. Oleh karena itu, ia berharap harmonisasi ini bisa terus ditingkatkan, agar senantiasa terbina Kamtibmas.  

Pernyataan ini disampaikan Wabup Anton, tatkala membuka kegiatan Pertemuan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Sosialisasi Rasa Nasionalisme serta Deteksi Dini Pengaruh Radikalisme, di Aula Kantor Bupati Kapuas Hulu, Kamis (24/8).  

“Setiap organisasi yang masuk dan beraktifitas di Kapuas Hulu, wajib melaporkan diri. Walaupun tujuannya baik, jika cara pelaksanaannya tidak baik, tidak ada gunanya,” kata Wabup Anton.   Ia pun berharap, sema organisasi bisa menataati aturan yang berlaku. Pemkab tidak penah melarang organisasi atau LSM manapun, yang ingin beraktifitas di Kapuas Hulu. Asalkan mengikuti aturan yang ada.  

Wabup juga meminta agar masyarakat membantu Pemkab dan Aparat Penegak Hukum (APH), dengan cara memberikan informasi bila mendapati ada gerakan ang mencurigakan di Bumi Uncak Kapuas.   Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kapuas Hulu, Zainuddin mengatakan, pihaknya mendukung kegiatan tersebut. Dengan adana kegiatan ini, maka sejalan dengan prinsip dasar FPI, sebagai garda terdepan menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila.  

"Kita tegas menolak Radikalisme dan ISIS. Kita akan terus berpartisipasi aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, di Kapuas Hulu," tegasnya.   Panitia pelaksana kegiatan, Jumadi Kamarsyah mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh komunitas perbatasan 17.

 Adapun tujuannya adalah mencegah kelompok radikalis, yang berkembang di Kapuas Hulu.   "Kegiatan ini melibatkan para pelajar, mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, LSM dan lainnya. Kami berharap melalui kegiatan ini mereka bisa memahami dan menangkal Radikalisme yang mungkin ada di sekitar kita," jelasnya.  

Untuk sementara ini, lanjut Jumadi, berdasarkan deteksi dini yang dilakukan, belum ditemukan paham-paham yang mengarah pada Radikalisme di Bumi Uncak Kapuas.   "Sebelum paham itu masuk, kita sudah menangkalnya. Agar tidak kelabakan di kemudian hari," ujar Jumadi. (sap/mul)

Komentar