Senin, 23 September 2019


Stok Tak Ada, Warga Perbatasan Terpaksa Beli BBM dan Elpiji di Malaysia

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 438
Stok Tak Ada, Warga Perbatasan Terpaksa Beli BBM dan Elpiji di Malaysia

PENGIRIMAN - Pengiriman BBM di wilayah perbatasan terkendala infrastruktur buruk. (SP/Syapari)

PUTUSSIBAU, SP - Sejumlah masyarakat di wilayah perbatasan RI-Malaysia, Kecamatan Puring Kencana, Kapuas Hulu membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas elpiji dari negara tetangga Malaysia. Hal ini dikarenakan tidak tersedianya BBM dari Indonesia di wilayah mereka.

Kepala Dusun (Kadus) Sungai Antu, Desa Sungai Antu, Kecamatan Puring Kencana, Boni Fasius Efendi menjelaskan, selama ini masyarakatnya membeli BBM dari Malaysia dengan harga yang tinggi yakni mencapai Rp20 ribu/liter.

"Untuk harga gas elpiji dari Malaysia tabung 14 kilogram seharga Rp 220 ribu. Sementara untuk Gas Elpiji 3 Kilogram dari Indonesia dijual Rp70 ribu per tabung," terangnya, Selasa (19/12). (sap)



  •