Selasa, 17 September 2019


Bupati Kapuas Hulu Marah ke Perusahaan Jerman, Rupanya Ini yang Membuatnya Jengkel

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 2002
Bupati Kapuas Hulu Marah ke Perusahaan Jerman, Rupanya Ini yang Membuatnya Jengkel

Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir. (ist)

PUTUSSIBAU, SP – Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir marah dengan pihak GIZ, perusahaan internasional milik pemerintah Jerman yang beroperasi di berbagai bidang di lebih dari 130 negara.

Pasalnya, Nasir secara tiba-tiba diminta untuk untuk tanda tangan berkas dengan kapasitas sebagai penanggung jawab.

"Rasa mau saya lemparkan berkas itu, untung saja tidak saya robek berkasnya,"katanya saat menghadiri kegiatan di Aula Bappeda Kapuas Hulu, Kamis (28/12).

Dia menjelaskan, selama ini dirinya tidak mengetahui berapa jumlah uang yang digelontorkan negara luar untuk menjaga hutan lindung di Kapuas Hulu, semua dana tersebut dikelola oleh para NGO.

"Orang punya kegiatan dan yang pegang uangnya, lalu kita yang disuruh tanda tangan, saya saja tidak tahu kegiatan GIZ itu apa," katanya.

Dia menegaskan, saat ini orang banyak masuk penjara karena tidak teliti dalam memberikan tanda tangan, belum tentu yang bersangkutan makan uangnya.

"Harus hati-hati sekarang dalam menandatangani berkas, hal ini sengaja saya sampaikan agar kegiatan ini bermanfaat ke depan," tegasnya.

Bupati berharap melalui kegiatan -kegiatan yang dikelola para NGO ke depan, agar mampu membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi angka penganggguran serta mampu meningkatkan perekonomian di desa. (sap)