Selasa, 17 September 2019


Rajuliansyah: Jangan Sampai Audiensi Malah Melawan Hukum

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 502
Rajuliansyah: Jangan Sampai Audiensi Malah Melawan Hukum

Ketua DPRD Kapuas Hulu, Rajuliansyah. (SP/Syapari)

PUTUSSIBAU, SP - Ketua DPRD Kapuas Hulu, Rajuliansyah menyambut baik rencana masyarakat pesisir sungai Kapuas yang akan melakukan audiensi terkait kondisi air yang keruh, diduga akibat aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Menurutnya, audiensi merupakan hak seluruh masyarakat dan harus ditanggapi secara positif. Hanya saja masyarakat harus mengikuti aturan hukum dan prosedur yang benar.

"Jangan sampai melakukan audiensi, namun melakukan tindakan yang berlawanan dengan hukum," katanya.

Untuk itu, pihak yang akan melakukan audiensi agar berkoordinasi dan berkomunikasi hal tersebut terlebih dahulu, sehingga dewan mengetahui apa permasalahan yang dikeluhkan dan tujuan audiensi itu untuk apa.

"DPRD itu sifatnya bukan memutuskan, namun hanya memberikan solusi saja," terangnya.

Sesuai dengan mekanisme dan prosedur, masyarakat yang akan melakukan audiensi harus terlebih dahulu menyurati Ketua DPRD Kapuas Hulu, kemudian nantinya baru Ketua DPRD menindaklanjutinya dengan menyurati komisi-komisi yang menangani permasalahan yang dikeluhkan tersebut.

"Sejauh ini belum ada masyarakat yang mendatangi dan menyatakan akan melakukan audiensi," terangnya.

Solusi dari masalah yang dihadapi oleh masyarakat yang berada di perhuluan dan pesisir sungai Kapuas yakni dengan memfasilitasi pembuatan izin wilayah pertambangan rakyat (WPR), sehingga nantinya pekerjaan para penambang emas akan teratur dan tidak merusak eksosistem serta mencemari lingkungan.

"Ini upaya kami untuk menyelamatkan semuanya, serta mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat," katanya.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya memahami permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, untuk itu, ia meminta masyarakat harus mendukung dan mempercayakan pembuatan pengurusan izin WPR kepada tim yang telah dipercayakan.

"Saat ini tim terus bekerja untuk membuatkan izin untuk masyarakat, besok juga rencana akan diadakan rapat kembali terkait masalah itu," terangnya. (sap)