Kejari Kapuas Hulu Komitmen Tingkatkan Dunia Pendidikan

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 415

Kejari Kapuas Hulu Komitmen Tingkatkan Dunia Pendidikan
Ilustrasi. (Net)
PUTUSSIBAU, SP - Kejari Kapuas Hulu memprogramkan pemberian bantuan beasiswa berprestasi kepada santri/pelajar tidak mampu, khususnya yang sedang menempuh pendidikan di lembaga Ma’arif Putussibau secara rutin setiap bulannya.

Dikatakan Kajari Kapuas Hulu, Rudy Hartono, bahwa pemberian bantuan pendidikan tersebut diberikan mulai Agustus 2018 mendatang. Sebelumnya, pada 22 Juli 2018 lalu, pihaknya telah terlebih dahulu memberikan bantuan kepada lima orang santri berprestasi dan termasuk kepada lembaga pendidikannya juga.

“Bantuan yang kemarin kami berikan berupa alat-alat sekolah dan uang tunai,” katanya. 

Dijelaskannya, bantuan tersebut diberikan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-58 dan Ikatan Adhyaksa Darmakarini ke-18, yang telah dilaksanakan pada Juli 2018 lalu.

“Bantuan itu akan kita berikan secara rutin setiap bulannya, sumber dananya berasal dari partisipasi pimpinan beserta seluruh pegawai kita,” ungkapnya.

Dijelaskannya, program tersebut baru pertama kalinya dilaksanakan oleh Kejari Kapuas Hulu, dengan mengikuti arahan/imbauan yang disampaikan oleh Panitia Peringatan Hari Bhakti dari Jakarta.

“Ini sebagai upaya kami dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. Jadi kami tidak hanya melakukan penegakkan hukum saja,” tuturnya.

Pihaknya juga mendorong, agar pelajar di Kapuas Hulu bisa maju dan berperan dalam mencapai apa yang mereka cita-citakan, khususnya dalam bidang pendidikan.

Warga Putussibau, Dian menyambut baik program tersebut. Menurutnya, dengan adanya program itu para pelajar akan lebih termotivasi lagi dalam meningkatkan kemampuannya untuk meraih prestasi.

"Terkadang banyak siswa berprestasi itu terlahir dari keluarga yang kurang mampu, ini yang menjadi kendala mereka dalam mengembangkan diri," katanya.

Pendidikan itu sangat penting. Untuk itu, harus menjadi perhatian serius semua pihak. Selain itu, pemahaman tentang pentingnya pendidikan juga harus diberikan, khususnya untuk wilayah-wilayah terpencil.

"Kesadaran tentang pentingnya pendidikan masih sangat minim, khususnya seperti wilayah danau dan terisolir, ini menjadi tugas kita bersama," pungkasnya. (sap/pul)