Disdukcapil Telah Merekam e-KTP 98 Persen

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 251

Disdukcapil Telah Merekam e-KTP 98 Persen
Kadis Disdukcapil Kapuas Hulu, Usmandi
PUTUSSIBAU,SP - Menjelang pelaksanaan Pemilu baik Pemilihan Legislatif maupun Presiden pada 2019 mendatang, Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kapuas Hulu, telah merekam e-KTP mencapai 98 persen.

Kadis Disdukcapil Kabupaten Kapuas Hulu, Usmandi menerangkan, untuk mengejar target perekaman e-KTP sesuai yang ditentukan oleh pusat, pihaknya mengadakan pelayanan jemput bola ke desa dan kecamatan.

"Pusat menargetkan perekaman e-KTP 100 persen, cuma hal tersebut tidak akan mungkin tercapai sebab jumlah penduduk kita yang dinamis," terangnya.

Ditambahkan Usmandi, dinamis yang dimaksudkannya yakni, bagi para remaja yang baru menginjak usia 17 tahun. Jumlah tersebut terus bertambah setiap waktunya.

"Misalnya hari ini kita melakukan perekaman ke daerah usianya masih belum 17 tahun, sementara beberapa hari berikutnya usianya baru menginjak 17 tahun," jelasnya.

Saat akan merekam e-KTP ke daerah-daerah, pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan camat dan Kades, utamanya meminta data jumlah warga yang akan melakukan perekaman.

"Saat ini yang sudah minta kami turun untuk melakukan perekaman Kecamatan Mentebah, kami sudah minta mereka inventarisir dulu, kalau bisa warga desa terdekat digabungkan sekaligus perekamannya," pintanya.

Dikatakan Usmandi, proses perekaman itu sebetulnya tidak lama asalkan tidak terjadi kesalahan data. Sejauh ini sudah 98 persen (166 ribu lebih) warga Kapuas Hulu yang melakukan perekaman.

"Untuk kendala dalam perekaman tersebut seperti data yang tidak valid, penduduk yang tidak berada ditempat saat perekaman dilakukan," terangnya.

Untuk mencapai target yang sudah ditentukan oleh pusat tersebut, pihaknya bekerja siang dan malam bahkan diwaktu liburpun bekerja, khususnya untuk mencetak E-KTP.

"Kita sudah minta penambahan blangko E-KTP lagi, untuk ketersediaan saat ini sekitar 800 blangko," tuturnya.

Usmandi menegaskan, untuk Pemilu 2019 mendatang, sesuai dengan peraturan perundang-undangan Pemilu sudah tidak boleh lagi menggunakan Surat Keterangan (Suket) dalam menggunakan hak suaranya, melainkan harus menggunakan e-KTP. (sap/lis)