Pemuda Perbatasan Diminta Bijak Sikapi Budaya Asing

Kapuas Hulu

Editor Angga Haksoro Dibaca : 447

Pemuda Perbatasan Diminta Bijak Sikapi Budaya Asing
Tarian tradisional/inibangsaku.com
Putussibau, SP - Organisasi Ikatan Pena Peduli Sosial Budaya Kabupaten Kapuas Hulu (IP2SB KH) akan mengadakan sosialisasi pengaruh budaya asing terhadap generasi muda perbatasan Indonesia - Malaysia di wilayah Bumi Uncak Kapuas. 

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Pondok Arine Putussibau, Jalan Lintas Selatan, 1 Desember 2018. Pemerhati budaya mengkhawatirkan hilangnya budaya lokal masyarakat perbatasan akibat pengaruh budaya asing.  

Ketua IP2SB KH, Sahirul Hakim menyampaikan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut pihaknya mengundang peserta dari sejumlah organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, keagamaan, adat, pelajar, dan mahasiswa.  

“Melalui kegiatan ini kami berharap generasi muda bisa lebih dewasa dalam menyikapi budaya-budaya luar yang masuk ke Indonesia saat ini,” kata Sahirul Hakim, Minggu (25/11).  

Pada kegiatan tersebut pihaknya akan mengahadirkan narasumber yang kompeten seperti dari Polres Kapuas Hulu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kapuas Hulu.  

“Semoga dengan berbagai pemaparan materi oleh narasumber mampu membuka wawasan mereka, sehingga bisa memilih dan memilah budaya asing,” ujar Sahirul Hakim.  

Hakim menyampaikan, sesuai rencana program kerja tahun 2018 kegiatan IP2SB KH banyak terpusat pada seminar, dialog, dan sosialisasi. Sementara untuk tahun 2019 lebih banyak pelatihan-pelatihan yang bersifat memberdayakan peserta.

"Tahun 2018 ini kami lebih berupaya untuk mengubah cara pandang dan berfikir. Nanti di tahun 2019 mereka akan lebih banyak mendapatkan pelatihan-pelatihan,” ujarnya.  

Sekretaris IP2SB KH, Timotius mengatakan kebudayaan adalah identitas bangsa. Sebab itu identitas kita sebagai bangsa harus dipertahankan dan jangan sampai hilang karena masuknya pengaruh budaya asing.  

“Kita harus bangga dengan budaya kita. Bukan malah melupakan kebudayaan kita karena adanya budaya luar,” kata Timotius.  

Timotius menyampaikan, IP2SB KH organisasi baru yang dibentuk oleh sejumlah jurnalis putra daerah Kapuas Hulu. Mereka peduli terhadap masalah sosial dan budaya yang dihadapi masyarakat.  

“Yang tergabung dalam organisasi ini seperti wartawan Tribune Pontianak, Suara Pemred, dan Antara  khususnya Biro Kapuas Hulu,” ujar Timotius. (sap).