Dinas Pendidikan Kapuas Hulu Usulkan Tidak Ada Moratorium PNS

Kapuas Hulu

Editor Admin Dibaca : 262

Dinas Pendidikan Kapuas Hulu Usulkan Tidak Ada Moratorium PNS
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi
PUTUSSIBAU, SP - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi menyampaikan, pihaknya telah mengusulkan ke pemerintah pusat supaya tidak ada moratorium penerimaan PNS khusus untuk tenaga guru.

"Kami mengajukan itu, dikarenakan setiap tahunnya selalu ada guru yang pensiun, meninggal, bermasalah, pindah dan sebagainya," jelasnya Jumat (15/2).

Lanjutnya, terkait usulan tersebut langsung disampaikan pihaknya ke Kementrian Pendidikan RI di Jakarta, saat pertemuan Nasional Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Se- Indonesia.

"Kami merasa bersyukur 2019 ini ada penambahan PNS guru yakni sebanyak 124 orang, dimana 23 orang tersebut merupakan guru kontrak," ucapnya.

Dijelaskan Petrus, persoalan yang dihadapi saat ini adalah guru kontrak yang sudah menjadi PNS, tidak lagi bertugas di tempat tugas sebelumnya, melainkan mengajar disekolah yang baru.

"Artinya tempat sebelumnya dia mengajar terjadi kekurangan guru, untuk masalah ini harus dicarikan solusinya," tuturnya.

Saat ini ditegaskannya, Kapuas Hulu masih banyak mengalami kekurangan tenaga guru, ini akan berdampak terhadap kualitas pendidikan di Bumi Uncak Kapuas.

"Pendidikan sangat penting, maju mundurnya suatu daerah ditentukan dari kualitas Sumber Daya Manusianya (SDM)," terangnya.

Petrus juga meminta kepada para guru menjaga sikap agar berwibawa dihadapan siswanya, sehingga mampu memberikan contoh dan teladan.

"Selain itu, juga guru jangan semata mata mengejar tunjangan sehingga melupakan tugas pokoknya," tuturnya.

Anggota DPRD Kapuas Hulu, Fabianus Kasim, menyampaikan dunia pendidikan di Bumi Uncak Kapuas harus menjadi perhatian serius dari semua pihak.

"Guru harus bersyukur diterima menjadi PNS, sebab masih banyak orang yang ingin berada diposisi mereka namun masih belum kesampaian," tuturnya.

Guru sebagai abdi negara harus fokus menjalankan tugas dan fungsinya sehingga mereka mampu mencetak generasi emas kapuas hulu yang cerdas dan bermoral.

"Nilai-nilai yang mereka tanamkan kepada anak akan mempengaruhi karakter anak kedepan," terangnya.

Saat ini dengan maju dan pesatnya perkembangan jaman, tantangan guru sangat berat dalam mendidik dan membimbing anak didiknya.

"Guru harus berani tegas dan jangan ragu dalam mengambil tindakan yang dianggap benar," tegasnya.
Lanjut Kasim, hubungan guru dan murid juga harus baik, namun ada batasan -batasan dan etika serta norma yang harus dijaga.

Ketua Ikatan Pena Peduli Budaya (IP2SB) Kapuas Hulu, Sahirul Hakim menilai dunia pendidikan di. Bumi Uncak Kapuas masih dalam koridor yang ada, namun disisi yang lain perlu menjadi perhatian para guru memberikan pendidikan yang berkualitas serta berwibawa dihadapan siswa.

"Sehingga tidak terjadi kekerasan antara guru dan siswa. Ini menjadi tugas bersama baik dinas terkait termasuk peran orang tua dan seluruh masyarakat," terangnya. (sap)