Minggu, 22 September 2019


Wabup Imbau Warga Hidup Sehat

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 146
Wabup Imbau Warga Hidup Sehat

Masalah Kebersihan Lingkungan

 Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius, L. Ain Pamero mengimbau masyarakat agar berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan, demi mewujudkan Putussibau menjadi kota yang indah dan bersih.  

Diterangkan Wabup, jumlah sampah setiap harinya terus meningkat. Jika tidak ada kesadaran masyarakat tentang pentingnya lingkungan yang indah dan bersih, maka sampah-sampah tersebut akan dibuang sembarang.  

"Sampah haruslah dibuang pada tempatnya, jangan buang sampah di parit-parit pinggir jalan," pintanya.   Dijelaskan Wabup, sampah yang biasanya paling banyak berserakan. Seperti sampah plastik, sampah ini berbeda dengan sampah lain, seperti sampah tumbuhan.

"Sampah plastik tidak bisa membusuk bahkan dalam jangka waktu yang lama," sampainya.   Anton mengatakan, mulailah kebersihan dari lingkungan tempat tinggal kita, seperti melakukan pemisahan antara sampah organik dan non organik.

Kemudian, memanfaatkan sampah itu seperti menjadikannya pupuk dan sebagainya.   Dikatakannya, permasalahan sampah plastik tersebut harus disikapi secara serius, yakni dengan pengelolaan yang tepat.

"Jangan sampai membuat kumuh kawasan pemukiman penduduk," terangnya.   Anton mengatakan, sejauh ini Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu telah serius dalam menyikapi volume sampah yang kian meningkat. Selain itu, Pemda juga sudah memikirkan, bagaimana sampah ini bisa dikelola agar mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).  

"Sejauh ini kita sudah ada Perda khusus tentang sampah," jelasnya.   Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir, juga mengimbau masyarakat yang tinggal di pesisir Sungai Kapuas, agar tidak membuang air besar ke jamban-jamban apung yang ada di sungai.

Sebab, hal tersebut bagian dari mencemari air.   "Harus diubah yang dulunya buang air besar di jamban, sekarang pindah ke WC yang dibangun di atas tanah," katanya.  

Untuk mengubah kebiasaan masyarakat tersebut tidak mudah. Namun, secara perlahan hal tersebut dapat dilakukan dalam upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat. (syapari/lis)