Lakalantas dan Penganiayaan Dominasi Kasus

Kapuas Hulu

Editor elgiants Dibaca : 100

Lakalantas dan Penganiayaan Dominasi Kasus
ilustrasi
PUTUSSIBAU, SP - Kapolsek Putussibau Selatan, Ipda Cahyadi memaparkan, kasus paling dominan yang ditangani pihaknya selama 2019, yakni kasus Lakalantas dan Penganiayaan. Dijelaskannya, penyebab dari kasus tersebut karena pengaruh minuman keras (miras).

Untuk menekan angka kasus kasus tersebut, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat. Bhabinkamtibmas kita selalu mendatangi masyarakat untuk memberikan pembinaan," tuturnya, Rabu (13/3).

Kasus Lakalantas biasanya langsung ditangani oleh Satlantas Polres Kapuas Hulu, sementara kasus penganiayaan ditangani oleh Polsek. Dalam menangani kasus, pihaknya tergantung kepada korban.

Untuk kasus penganiayaan, lebih banyak diselesaikan secara kekeluargaan. "Lakalantas banyak terjadi di jalan lintas selatan. Yang paling banyak kejadiannya itu laka tunggal," tuturnya.

Sementara untuk kasus penganiayaan, lebih banyak terjadi di wilayah lintas timur, seperti di Desa Cempaka Baru. Untuk kasus-kasus lainnya disusul dengan kasus seperti persetubuhan dan pengungkapan kasus pencurian sepeda motor pada 2017 lalu.

Cahya menyampaikan, untuk jumlah personilnya saat ini sebanyak 18 personil. Dengan jumlah pembinaan wilayah sebanyak 14 desa dan 12 kelurahan sekitar 1000 kepala keluarga. "Kendala yang dihadapi saat ini yakni terkait masalah jarak, sehingga berimbas pada biaya yang cukup tinggi. Utamanya seperti wilayah Tanjung Lokang dan Bungan Jaya," paparnya. (sap/lis)

Komentar