Pemkab Kapuas Hulu Evaluasi SAKIP

Kapuas Hulu

Editor elgiants Dibaca : 135

Pemkab Kapuas Hulu Evaluasi SAKIP
Ist
PUTUSSIBAU, SP - Rapat Evaluasi Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Kapuas Hulu, di Aula DPRD setempat, Senin (18/3).  

Plt Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas Hulu, Bung Tomo menyampaikan, kinerja ASN dituntut untuk terus meningkat ke arah lebih baik, keberhasilan capaian kinerja yang telah diperoleh selama ini, berkat usaha dan kerja keras bersama.  

"Permasalahan utama dalam penyelenggaraan SAKIP, sasaran pembangunan belum sepenuhnya berorientasi terhadap hasil yang berdampak terhadap masyarakat,"    terangnya.
 

 Ia menegaskan, ada keterbatasan sumberdaya. Baik itu keuangan dan aparatur, kemudian belum terbangunnya sinergitas pembangunan.   "Solusinya fokus pembangunan, meningkatkan sinergitas dan harmonisasi pembangunan, efisiensi dan efektifitas program dan kegiatan," sampainya.  

 Rencana aksi peningkkatan SAKIP mulai dari perencanaan kinerja yang terdiri dari permasalahan, seperti belum optimalnya data kinerja, rencana kinerja tahunan, belum sepenuhnya menjdi pedoman dalam penyusunan anggaran, target kinerja belum sepenuhnya terukur.  

 "Untuk rencana aksi terdiri dari pengumpulan data kinerja sebagai data perencanaan pembangunan, penyusunan rencana kerja tahunan dilengkapi dengan kerangka acuan kerja, serta pra RKA," sampainya.  

Selanjunya, asistensi dan verifikasi rencana kerja tahunan dengan memperhatikan capaian kinerja tahun sebelumnya, target kinerja yang direncanakan, verifikasi program dan kegiatan yang mendukung pencapaian kinerja organisasi, dan verifikasi rincian kegiatan dalam pra RKA.  

 Plt Inspektorat Kapuas Hulu, Zaini menyampaikan, evaluasi SAKIP dari inspektorat bertujuan memperbaiki kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), peningkatan kinerja, dan mendorong implementasi.  

 "Metode evaluasi dalam penilaian SAKIP yakni, dengan cara mengumpulkan dokumen data kinerja OPD, melakukan analisis, wawancara kepada pejabat terkait, kemudian melakukan evaluator," ujarnya.  

 Dari hasil evaluasi dari 23 dinas dan badan yang dievaluasi, hasil capaian B belum ada, untuk evaluasi SAKIP di tingkat kecamatan. Untuk SAKIP tingkat kabupaten, untuk nilai C sebanyak 4 OPD, nilai CC 9 OPD, nilai B sebanyak 5 OPD, BB sebanyak 4 OPD dan nilai A sebanyak 1 OPD.  

 Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir, meminta agar meningkatkan penerapan SAKIP di OPD-nya, perlu keseriusan dalam membenahi kinerjanya. "Saat ini kita sudah mulai meningkatkan penerapan SAKIP, hanya saja harus terus ditingkatkan," pintanya.

Dijelaskannya, jika SAKIP berjalan dengan baik, maka capaian pembangunan juga bisa tercapai sesuai harapan. Pelaksanaan program harus fokus. Selanjutnya sinergitas juga harus ditingkatkan.  

 Nasir mengatakan, saat ini pihaknya tidak bisa lagi bekerja sesuai kehendak hati masing-masing, mengingat saat ini kinerja pegawai telah diukur dan ada target capaian yang harus dicapai.  

 Sementara, Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L. Ain Pamero meminta kepada OPD yang saat ini penilaiannya masih rendah, agar lebih giat lagi dalam meningkatkan kinerjanya.   "Harus dilihat, dinilai dan memperbaki kekurangan, penuhi persyaratan SAKIP agar mampu memperoleh nilai yang memuaskan," pintanya. (sap/lis)