Senin, 23 September 2019


Miliki Potensi Pertanian Cabe

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 141
Miliki Potensi Pertanian Cabe

ilustrasi

Desa Rantau Kalis, Kecamatan Kalis, memiliki potensi di bidang pertanian, utamanya di bidang pertanian cabe. Potensi tersebut akan dikembangkan oleh masyarakat setempat agar mampu menyejahterakan kehidupan warga di sekitar wilayah desa tersebut.

Anggota DPRD Kapuas Hulu, Fabianus Kasim mengatakan, desa harus menggali dan mengembang potensi yang ada, mengingat saat ini pemerintah telah mengucurkan dana ke desa dalam jumlah yang banyak.

"Kita harapkan ke depan, desa-desa yang ada dapat menjadi desa mandiri yang mampu menyejahterakan masyarakatnya," katanya
Kasim mengatakan, potensi cabe tersebut bila dikembangkan dan dikelola dengan baik, akan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat di sekitar desa tersebut.

"Cabe ini salah satu produk unggulan desa ini dan dinas terkait harus membantu masyarakat mengembangkan potensi cabe ini," ucapnya

Petani cabe, Sunan Pujiadi mengatakan, dirinya telah memberikan contoh kepada masyarakat agar termotivasi menjadi petani cabe. Mengingat cabe saat ini memiliki potensi ekonomis yang sangat tinggi dan mampu menyejahterakan para petaninya.

"Kebun cabe saya pribadi mampu menghasilkan cabe sebanyak 25-30 kilogram per harinya," tuturnya

Diterangkannya, luas tanam kebun cabe miliknya seluas satu hektare, dengan jumlah batang cabe yang ditanam sebanyak lima ribu batang. Untuk satu kali panen, dirinya mendapatkan hasil cabe sebanyak 30 kilo.

"Dalam seminggu bisa sampai empat kali panen cabe. Untuk penghasilan saya Rp 6 juta per bulan dari hasil bertani cabe," terangnya
Dikatakannya, tanah di desanya sangat cocok digunakan untuk bertani cabe karena sangat subur, sehingga dalam bertani cabe dirinya tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk biaya pemeliharaan.

"Untuk bibit cabe saya pilih yang tahan hama dan didatangkan langsung dari Pontianak. Perawatannya hanya saya cabut saja rumputnya, saya tidak menggunakan bahan kimia dan penyemprotan pestisida," jelasnya. (sap/lha)