Warga Hulu Gurung yang Diduga Hina Bupati Dilaporkan ke Polisi

Kapuas Hulu

Editor elgiants Dibaca : 61

Warga Hulu Gurung yang Diduga Hina Bupati Dilaporkan ke Polisi
ilustrasi
PUTUSSIBAU, SP - Diguga menghina Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir di media sosial facebook, MS alias F akhirnya berurusan dengan pihak kepolisian.

Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Siswo Handoyo, menyampaikan, SF merupakan warga Desa Sejahtera Mandiri, Kecamatan Hulu Gurung.

"Dari tangan tersangka petugas mengaman satu unit handphone galaxy J2 dengan Nomor Model : SM - G532G/DS, dengan nomor IME1 : 357464099762145 / 01 IMEI2 : 357465099762142 / 01," jelasnya.

Dijelaskan Siswo, kasus tersebut dilaporkan oleh Elisabet Roslin, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bagian Hukum Setda Kapuas Hulu. 

Kronologisnya bermula pada Rabu (8/5), sekitar pukul 09.30 WIB, Roslin mendapat informasi dari grup whatsapp ASN Kabupaten Kapuas Hulu bahwa akun facebook dengan nama SF, menulis status facebook yang diduga menghina Bupati Kapuas Hulu.

"Isi status FB itu, yakni 'ooo lay bupati kapuas hulu setan..cuba tlg d brantas org’’ mafia gas..kami d ulu gurung tuk dah kiyak kituk ngogak gas..anang nampang gajih butak bah setan'," terangnya.

Selanjutnya, kira-kira pukul 11.00 WIB, Roslin dipanggil oleh Bupati, beliau memerintahkan dan  memberikan kepadanya surat kuasa untuk melaporkan perkara tersebut ke Kantor Polres Kapuas Hulu.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir, menyayangkan tindakan tersebut. Menurutnya, cara yang bersangkutan menyampaikan kritikan salah, sebab kurang beretika, di mana sudah menghina Bupati Kapuas Hulu.

"Kalau dia menghina pribadi saya tidak masalah, bisa saya maafkan. Tapi ini dia menghina saya sebagai Bupati Kapuas Hulu," ujarnya.

Dijelaskan Nasir, dirinya tidak anti terhadap kritik. Hanya, yang bersangkutan harus bisa mengedepankan etika dalam bermedia sosial. Hal itu pun bisa menjadi pembelajaran bagi yang lain.

"Sebab semua ada aturannya, cara kita menyampaikan pendapat pun diatur," tuturnya.

Terkait proses hukum terhadap yang bersangkutan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. (sap/lha)