Selasa, 17 September 2019


Pemasok Klaim Stok Bahan Bakar di Kapuas Hulu Aman

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 93
Pemasok Klaim Stok Bahan Bakar di Kapuas Hulu Aman

DISTRIBUSI BBM - Buruknya infrastruktur di perbatasan Indonesia-Malaysia di Kecamatan Puring Kencana, wilayah Kapuas Hulu, membuat distribusi BBM memakan waktu yang lama.

Pimpinan perusahaan pemasok BBM Pertamina di Uncak Kapuas, PT Kedamin Jaya mengatakan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, aman hingga Lebaran 2019.
 
"Untuk PT Kedamin Jaya mencakup Kecamatan Putussibau Selatan dan Kecamatan Puring Kencana yang ada di perbatasan Indonesia-Malaysia, sampai saat ini BBM kita lancar," kata Manajer PT Kedamin Jaya, Hermanto, beberapa waktu lalu.
 
Ia menjelaskan, untuk SPBU PT Kedamin Jaya Putussibau Selatan, stok BBM jenis premium sebanyak 13 tangki atau 104.000 liter dalam sebulan. Untuk solar, sebanyak 21 tangki atau 168.000 liter per bulan.
 
Sedangkan untuk BBM satu harga di Kecamatan Puring Kencana, kata dia, stoknya juga aman. Di mana untuk premium 10 tangki atau 80.000 liter per bulan dan solar lima tangki atau 40.000 liter per bulan.
 
Selain itu, untuk APMS PT Tya Pratama Kecamatan Bika, stok premium sebanyak 10 tangki atau 80.000 liter dan solar sebanyak 18 tangki atau 144.000 liter per bulan.
 
"Jadi, untuk ketersediaan BBM yang kami kelola aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitarnya sampai Lebaran nanti," tuturnya.
 
Menurut Hermanto, beberapa hari lalu, kepala Pertamina meninjau langsung ke Kapuas Hulu untuk memastikan ketersediaan BBM dan pelayanan Pertamina ke masyarakat.
 
Ia menuturkan, belum dipastikan apakah jelang Lebaran nanti ada penambahan kouta dari Pertamina atau tidak. Yang jelas, ketersediaan yang ada saat ini masih memenuhi kebutuhan masyarakat.
 
Hal senada dikatakan, Manajer PT Kedamin Maju Mandiri, Yuda Risman, bahwa stok BBM di Kecamatan Putussibau Utara aman hingga Lebaran mendatang.
 
Ia mengatakan, untuk minyak jenis premium sebanyak 80 ribu liter dalam sebulan dan solar sebanyak 80 ribu liter dalam sebulan, sedangkan untuk pertalite tidak terbatas dari Pertamina.
 
Kemudian untuk BBM di PT Geliat Boyan Bersemi, Kecamatan Boyan Tanjung, kata Yuda, juga mencukupi untuk kebutuhan masyarakat sejumlah kecamatan sekitarnya.
 
" Memang untuk premium sudah tidak diberikan Pertamina lagi. Sedangkan untuk solar 200 ribu liter dalam sebulan dan untuk pertalite itu tidak terbatas, kapan pun dan seberapa banyak pun tetap ada," ungkapnya.
 
Ia berharap masyarakat tidak perlu khawatir, sehingga umat muslim bisa tetap fokus menjalankan ibadah puasa. (antara kalbar/lha)