Rabu, 13 November 2019


Eksekutif & Legislatif Kapuas Hulu Bahas Kratom dengan Kemenko Polhukam

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 1001
Eksekutif & Legislatif Kapuas Hulu Bahas Kratom dengan Kemenko Polhukam

RAPAT - Eksekutif dan Legislatif Kapuas Hulu, menghadiri rapat koordinasi membahas tentang antisipasi dan deteksi dini potensi kerawanan daun kratom di Kalbar, di Jakarta Pusat, Kamis (8/8). Ist

PUTUSSIBAU, SP - Eksekutif dan Legislatif Kapuas Hulu, menghadiri rapat koordinasi membahas tentang antisipasi dan deteksi dini potensi kerawanan yang diakibatkan oleh budidaya dan perdagangan daun kratom di Kalbar.

Bupati Kapuas Hulu,  Abang Muhammad Nasir, mengatakankan kehadiran pihaknya untuk menindaklanjuti undangan rapat koordinasi yang disampaikan oleh Kementrian Koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan Republik Indonesia.

"Kegiatannya dilaksanakan di ruang rapat NKRI Wantannas, Sekjen Wantannas LT 5, Jalan Medan Merdeka Barat, Nomor 15, Gambir,  Jakarta Pusat,  Kamis (8/8), pukul 09.00 Wib," ujarnya. .

Bupati dua priode ini menjelaskan, kedatangan dirinya juga didampingi oleh Ketua dan Anggota DPRD, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  terkait. Selain itu, ada pejabat dari Pemprov Kalbar yang turut menghadiri kegiatan tersebut. 

"Dalam kesempatan ini, kami akan menyampaikan terkait potensi kratom di Bumi Uncak Kapuas," katanya. 

Apalagi, kata dia, saat ini masyarakat Kapuas Hulu mayoritas menggantungkan hidup dari hasil bertani kratom, sehingga hal ini patut menjadi pertimbangan dan perhatian serius semua pihak ke depannya. 

"Kita tentunya akan berupaya menyampaikan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, tentunya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tuturnya. 

Nasir menjelaskan,  pasca terpuruknya harga karet beberapa tahun terakhir, kehadiran kratom justru memberikan angin segar bagi masyarakat bawah.

"Setiap saya berkunjung ke daerah, selalu didapati tanaman kratom yang ditanam warga, bahkan ada yang nekat menebang getah kemudian menggantinya dengan tanaman kratom," ungkapnya. 

Terpisah, Ketua DPRD Kapuas Hulu,  Rajuliansyah menuturkan, sejauh ini Eksekutif dan Legislatif Kapuas Hulu berkomitmen dalam menyuarakan dan memperjuangkan kratom di tengah legalitasnya yang masih belum mendapat kepastian. 

"Kita akan terus berupaya berjuang sesuai dengan ketentuan hukum yang ada. Kami sangat serius dalam menyikapi hal ini," tegasnya, belum lama ini. 

Menurutnya, upaya dan dorongan dari bawah sejauh ini semakin kuat agar pihaknya serius dalam memperjuangkan kepastian hukum kratom. 

"Para petani ini minta kepastian hukum, sebab mereka resah dalam berusaha bila belum ada ketentuan aturan  jelas yang mengaturnya," pungkasnya. (sap/lha)