Sabtu, 21 September 2019


Harga Tinggi Tak Halangi Minat Pembeli

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 3219
Harga Tinggi Tak Halangi Minat Pembeli

PENJUAL DURIAN - Salah satu penjual durian di Putussibau, Kapuas Hulu.

Kabupaten Kapuas Hulu saat ini memasuki musim buah durian, namun harganya saat ini masih terbilang mahal karena jumlah produksi yang masih sedikit.

Penjual durian, Sidi menjelaskan, saat ini harga durian masih terbilang tinggi. Meskipun demikian, tidak menghalangi konsumen untuk menahan pembelian.

"Harga durian saat ini khusus untuk ukuran besar berkisar antara Rp30-50 ribu per buah, sementara ukuran sedang dijual dua buah Rp55 ribu," terangnya.

Untuk produksi durian, saat ini masih terbilang sangat terbatas. Durian yang dijual dirinya tersebut berasal dari Kecamatan Bika.

"Untuk harga di lapangan, modal kami membeli pada kisaran harga belasan ribu sampai puluhan ribu per buahnya,  tergantung ukuran dan kualitasnya," sampainya.

Meskipun harganya mahal, tapi permintaan durian lumayan banyak. Dalam sehari dirinya menjual rata rata sebanyak 100-150 buah durian.

“Untuk harga jual, kami ini menyesuaikan harga pembelian di tingkat petani. Kalau modal murah, kami jual dengan harga murah," ungkapnya.

Menurutnya, pada musim durian banjir seperti tahun lalu, harga durian dijual dengan sangat murah, yakni berkisar antara Rp5-10 ribu per buah untuk ukuran sedang.

"Karena banyaknya bahkan durian sampai membusuk dan tidak sempat dibuat tempoyak," ucapnya. 

Salah satu pembeli durian, Gebi mengatakan, saat ini konsumen menahan pembelian karena harganya yang mahal. Mereka hanya membeli 1-5 buah saja untuk setiap orangnya.

"Jika nantinya sudah banjir buah durian, pembelian bisa sampai berkarung karung," tuturnya.

Biasanya saat banjir durian, buah-buah durian sering membusuk di tangan para penjual karena mereka tidak mampu mengolahnya lagi menjadi lempok (dodol) atau tempoyak.

"Kita di sini buah duriannya berlimpah ruah, namun tidak optimal dalam pemanfaatannya. Harusnya durian itu diolah agar bisa meningkatkan harga jual," katanya.

Buah musiman tersebut jika dijual di wilayah luar, seperti Jakarta, memiliki nilai ekonomis yang tinggi. (syapari/shella)