Minggu, 20 Oktober 2019


Dadi Mantapkan Maju Cabup di Pilkada 2020

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 613
Dadi Mantapkan Maju Cabup di Pilkada 2020

MENYERAHKAN BERKAS - Dadi Sunarya menyerahkan berkas penjaringan bakal calon bupati ke PDI Perjuangan Melawi, Senin (16/9).

NANGA PINOH, SP – Dadi Sunarya memilih untuk maju dalam perhelatan Pilkada Melawi 2020 mendatang. Tak lagi sebagai wakil, tapi justru maju sebagai calon bupati. 

Hal ini pun sudah mulai terlihat pada Senin (16/9), pemuda yang masih menjabat sebagai Wakil Bupati Melawi ini mendaftar di dua partai langsung, PAN dan PDI Perjuangan.

“Saya serius untuk datang mengantarkan berkas ke PDI Perjuangan. Dan saya juga siap untuk mengikuti mekanisme dan proses yang ada. Semoga nantinya saya bisa diterima sebagai keluarga besar PDI Perjuangan,” kata Dadi saat mendaftarkan diri ke tim penjaringan PDI Perjuangan.

Walau belum diketahui bakal berpasangan dengan siapa, Dadi memang sudah menyatakan keseriusannya sebagai calon bupati. Ketua PAN ini mengatakan, partainya memang harus berkoalisi dengan partai lain bila ingin mengusung calon di Pilkada 2020.

“Soal koalisi, akan kami bahas dalam pembicaraan internal. Harapan saya tentunya, paling tidak nanti PDI Perjuangan bisa mengusung saya dalam Pilkada 2020,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Melawi, Kluisen mengungkapkan, Dadi Sunarya menjadi calon kedua yang telah mengembalikan berkas formulir penjaringan ke sekretariat. 

Sejauh ini, ada empat figur yang diketahui sudah mengambil formulir, termasuk dirinya dan juga bupati petahana, Panji.

“Kami ini membuka secara umum dalam proses penjaringan calon bupati dan wakil bupati dari PDI Perjuangan. Artinya, siapa pun yang mendaftar, akan kita terima,” katanya.

Kluisen mengatakan, setiap figur yang mendaftar akan melalui tahapan verifikasi agar syarat-syarat yang telah ditetapkan sesuai peraturan partai bisa terpenuhi. Setelah itu, partai akan melakukan survei untuk melihat elektabilitas calon yang akan diusung.

“Ini menjadi salah satu pertimbangan partai. Artinya, keputusan siapa yang akan diusung dan mendapat rekomendasi berada di tingkat DPP,” jelasnya.

Kluisen mengungkapkan, tentu tak semua bakal calon yang mendaftar akan mendapatkan rekomendasi dari DPP. Apalagi PDI perjuangan juga harus berkoalisi dengan partai lain karena di DPRD Melawi, PDIP hanya meraih empat kursi. 

Syarat mengusung pasangan calon minimal 20 persen suara perolehan saat Pemilu 2019 lalu atau minimal meraih enam kursi.

“Bakal calon juga harus menyiapkan ke depannya partai mana yang bisa ikut berkoalisi bersama PDI Perjuangan untuk maju dalam Pilkada 2020 mendatang. Keputusan ini tentu butuh waktu, apalagi pendaftaran ke KPU baru dilakukan pada April mendatang,” ujarnya. (eko/lha) 

Kembali ke Kapuas Hulu

Maju di Pilkada Kapuas Hulu 2020, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Sekadau, Suhardi, mendaftarkan diri ke PDIP dan PAN, Senin (16/9).

Suhardi menyampaikan, sejauh ini dirinya baru mendaftar ke dua partai saja. Nantinya, berencana juga mendaftar ke partai-partai lain.

"Untuk saat ini, hanya dua partai di Kapuas Hulu yang membuka pendaftaran," ujarnya.

Dijelaskannya bahwa ia merupakan putra asli Kapuas Hulu. Namun karena mendapat amanah menjadi ASN, dirinya banyak menghabiskan waktu di rantau orang.

"Saya sudah meniti karier di pemerintahan mulai tingkat camat, kadis sampai di provinsi dan saat ini, sudah saatnya saya kembali untuk mengabdi," ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan di Kapuas Hulu saat ini sudah sangat baik, hanya perlu ditingkatkan lagi ke depan.

Saat disinggung apabila hasil survei nantinya beliau diposisikan sebagai wakil, Suhardi menyampaikan dirinya siap mengambil posisi nomor dua jika itu merupakan hasil survei dan keinganan masyarakat Bumi Uncak Kapuas.

"Pada intinya, saya siap mengabdi untuk Kapuas Hulu yang lebih baik," tuturnya. 

Jika dipercaya oleh masyarakat, dirinya juga bersedia mengundurkan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Sebenarnya saya pensiun sekitar tiga tahun lagi, namun jika dipercaya maju nantinya, saya siap mundur dari jabatan saya dan mengajukan pensiun dini," terangnya. (sap/lha)