Rabu, 11 Desember 2019


Polisi Kejar Pelaku Penyetruman Ikan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 82
Polisi Kejar Pelaku Penyetruman Ikan

PENYETRUMAN IKAN - Barang bukti kasus penyetruman ikan di Sungai Kapuas, Kapuas Hulu. Pelakunya sendiri, masih dalam pengejaran polisi. IST

PUTUSSIBAU, SP - Tim Gabungan berhasil mengamankan barang bukti dari dugaan tindak pidana penyetruman ikan (illegal fishing) di Sungai Kapuas, Kamis (14/11).

Kasat Reskrim Kapuas Hulu, Iptu Siko menyampaikan, pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa alat yang digunakan untuk melakukan tindakan illegal fishing.

”Untuk pelakunya sendiri masih dalam proses pengejaran,” katanya.

Dijelaskannya, untuk barang bukti yang diamankan, seperti ikan hasil penyetruman, badan speed, dan mesin serta barang bukti lainnya, yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya.

Siko berharap, secepatnya para pelaku bisa diamankan oleh pihaknya dan akan dilakukan proses hukum lebih lanjut.

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak melakukan tindakan melawan hokum, yakni menangkap ikan dengan cara yang tidak dibenarkan,” ajaknya.

Ditegaskannya, tindakan menyetrum ikan merupakan salah satu pelanggaran. Hal tersebut tertuang dalam peraturan yang ada.

”Mari kita jaga kelestarian sungai dan ikan agar selalu mampu memberikan manfaat," katanya.

Sementara itu, Warga Putussibau, Teri menjelaskan, kegiatan illegal fishing sangat meresahkan masyarakat. Selain itu juga, dapat menimbulkan kerugian yang tidak sedikit di mana ikan-ikan akan menjadi punah.

”Kita mengambil manfaat dari sungai, namun di sisi lain kita juga harus memikirkan kelestariannya. Janganlah mengambil dengan cara cara yang serakah dan merusak," ujarnya.

Menurutnya, selama ini warga yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Kapuas bermata pencharian sebagai nelayan. Dengan tindakan penangkapan ikan yang melanggar aturan tersebut, tentunya masyarakat merasa dirugikan.

"Jika terbukti bersalah, pelaku harus diberikan sanksi tegas yang dapat membuatnya jera,” tegasnya. (sap/lha)