Minggu, 08 Desember 2019


Pemda Tingkatkan Kemampuan Petugas Cegah TPPO

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 62
Pemda Tingkatkan Kemampuan Petugas Cegah TPPO

FOTO BERSAMA - Pelatihan TPPO dan Tindak Pidana Lintas Batas Negara Terkait Lainnya di Grand Hotel Banana Putussibau, kemarin. IST

PUTUSSIBAU, SP -  Asisten I Setda Kabupaten Kapuas Hulu, Abang Chaerul Saleh menyampaikan, berdasarkan data Polres Kapuas Hulu tercatat satu kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan melibatkan remaja berusia 17 tahun.

Dijelaskannya, berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Provinsi Kalbar, data perdagangan orang se-Kalbar tahun 2017 berjumlah delapan kasus, sedangkan tahun 2018 terdapat 18 kasus. 

”Artinya, hal ini harus kita cegah agar tidak terjadi di Bumi Uncak Kapuas,” katanya, saat membuka pelatihan TPPO dan Tindak Pidana Lintas Batas Negara Terkait Lainnya di Grand Hotel Banana Putussibau, kemarin.

Menurutnya, melalui kegiatan pelatihan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para petugas garda depan dalam menginvestigasi perkara tindak pidana TPPO serta menangani korban TPPO dengan baik. 

“TPPO ini merupakan kejahatan yang terorganisir dan sering kali bersifat lintas batas,” sampainya.

Hal itu, kata dia, terjadi bersamaan dan beririsan dengan kejahatan-kejahatan lintas batas negara lainnya, seperti penyelundupan manusia, pemalsuan dokumen Keimigrasian, pencucian uang bahkan penyelundupan obat-obatan terlarang.

"Pemerintah Daerah mengharapkan kesalingterkaitan pidana tersebut memerlukan penanganan khusus dengan kemampuan serta keahlian yang memadai," ucapnya.

Ia menilai, Kapuas Hulu sebagai salah satu wilayah perbatasan, perlu menyelenggarakan pelatihan tersebut.

Agar aparat penegak hukum atau petugas garda depan lainnya, dapat mengenali jenis pidana asal, sekaligus mengembangkan penyidikan pada kejahatan lintas batas lainnya yang mungkin saja terjadi. (sap/lha)