TKA asal Tiongkok Nikahi Gadis Desa Nipah Kuning

Kayong Utara

Editor sutan Dibaca : 1039

TKA asal Tiongkok Nikahi Gadis  Desa Nipah Kuning
Anita, warga Desa Nipah Kuning, Kecamatan Simpang Hilir memperlihatkan surat keterangan menikahnya dengan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok, di Mapolsek Simpang Hilir, Jumat (22/7). SUARA PEMRED / SYAHAR BANU
KAYONG UTARA, SP- Rasa bahagia mungkin tak terbendung di dalam hati Anita,  gadis Desa Nipah Kuning ketika dipersunting oleh pria idamannya. Namun, siapa sangka jika kebahagiaan itu berbuntut pada proses hukum.  

Anita dinikahi oleh seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok,  yang bekerja di salah satu perusahaan tambang di Kabupaten Ketapang.  Keduanya menikah secara resmi di KUA Ketapang.
Belakangan, pernikahan tersebut diduga melanggar peraturan dan perundang-undangan.

Pasalnya, sang suami masih berstatus WNA.   Suharto, warga Desa Nipah Kuning mengaku terkejut begitu mengetahui seorang warga di desanya melangsungkan pernikahan dengan WNA tersebut. Bahkan, diakuinya,  pihak desa sendiri tidak mengetahui adanya perkawinan tersebut.

“Saya sudah pernah bertanya dengan pak kades. Ia tidak mengetahui ada warganya yang menikah dengan warga asing. Padahal, seharusnya pihak desa memberikan surat pengantar, apalagi ini warga luar, jadi  harus ada surat dari kedutaan warga asing yang bersangkutan,” terangnya, Jumat (22/7).


Atas kejadian ini, dirinya mengimbau pihak KUA dan juga Kabupaten Kayong Utara agar dapat lebih teliti dalam mengesahkan pernikahan, terlebih warga ini bukan dari Indonesia.  

Sementara itu, Polsek Simpang Hilir langsung menanggapi laporan warga dan pihak desa. Suami istri ini bakal segera dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Kami mendapat laporan bahwa yang bersangkutan menikah di Ketapang, sedangkan resepsinya di Kecamatan Simpang Hilir.  Saat menikah,  mereka tidak mendapatkan surat pengantar dari desa setempat,” terang Kapolsek Simpang Hilir, AKP Jumadi.
 

Kasus tersebut sudah dilimpahkan oleh pihak polsek setempat ke Polres Ketapang.  “Sekarang sudah kita serahkan ke Polres Ketapang, “ terang Kapolsek.
(ble/bob/sut)