Nelayan Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas

Kayong Utara

Editor sutan Dibaca : 635

Nelayan Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas
Pihak kepolisian dan Tim medis Puskemas Teluk Batang mengevakuasi mayat laki-laki tanpa identitas. (foto : ist)
SUKADANA, SP – Seorang nelayan temukan mayat berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi mengapung, tanpa identitas. Mayat ini ditemukan di perairan Muara Alur Bandung, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Senin (8/8) kemarin. Informasi yang dihimpun,  mayat tersebut, ditemukan seorang nelayan saat pulang menangkap ikan.

Posisi mayat telungkup,  dengan posisi kaki sebelah kiri dalam posisi melipat, sementara kaki kanan posisi lurus.
 “Saat itu, mayat dalam posisi tidak memakai busana, awal mula diketemukan nelayan tapi dia takut lalu menyampaikan ke saya,” tutur

Sapriadi, saksi mata.  Ia memastikan laporan yang disampaikan oleh nelayan,  ternyata memang mayat, dirinya dengan segera menghubungi Pol Air dan pihak kepolisian setempat. 

Kapolsek Teluk Batang, Iptu Aris Pramudji Widodo membenarkan, jika pada Senin (8/8) kemarin,  ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki dengan kondisi tubuh yang sudah tidak memungkinkan.

Kronologisnya, kata Kapolses,  penemuan mayat lewat kapal motor yang membawa ikan dari Jermal,  yang terletak di Laut Batu Malang,  Kecamatan Pulau Maya, yang mana akan dibawa ke Desa Pulau Kumbang,  Kecamatan Simpang Hilir.

 “Sekitar pukul 16.15 WIB  mayat tersebut ditemukan,  kemudian dibawa kepelabuhan Teluk Batang untuk dibawa ke Puskesmas Teluk Batang  untuk dilakukan visum,”katanya
 

Kapolsek menambahkan, saat ini belum ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, terlebih dengan melihat kondisi mayat tersebut sudah tidak memugkinkan akhirnya, pihak kepolisan berkoordinasi bersama Muspika mengambil keputusan untuk di makamkan.

 “Kita melihat kondisi jenazah tersebut sudah tidak memugkinkan. Belum lagi dengan bau busuk yang sudah menyengat, dan juga belum ada laporan dari masyarakat terhadap penemuan mayat tersebut,”jelasnya.     

Selain itu, fasilitas pada Puskesmas maupun Rumah Sakit di Ketapang belum memiliki kamar mayat. Untuk itulah, Muspika dan Kepolisian sepakat memakamkan jenazah tersebut.

 “Ciri ciri mayat, jenis kelamin laki laki, usia diperkirakan 35 tahun, tinggi sekitar 160 cm, muka sudah rusak atau tengkorak. Kalau memang ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Dapat segera menghubungi Polsek atau Puskemas Teluk Batang,” pungkasnya. (ble/sut)