Pemkab Siapkan Kios di Pantai Pulau Datok

Kayong Utara

Editor Kiwi Dibaca : 647

Pemkab Siapkan Kios di Pantai Pulau Datok
BERDAGANG – Sejumlah pedagang menjajakan dagangannya di kios yang terletak di kawasan objek wisata Pantai Pulau Datok, Sukadana, Selasa (23/5). SUARA PEMRED/MUHAMMAD ARIEF
SUKADANA, SP – Sedikitnya 25 kios telah disiapkan Pemerintah Kabuapaten Kayong Utara untuk para pedagang yang berjualan di bibir Pantai Pulau Datok. Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kayong Utara, Hilaria Yusnani saat meninjau 25 kios yang ditempati para pedagang, Selasa (23/5).

“Ini bagian dari perjanjian pemerintah dengan para pedagang yang setuju untuk tidak berjualan di fasilitas umum. Kita sudah menyediakan kios, walau pun jumlahnya baru 25 kios. Setelah resmi dipindahkan, maka kios yang lama akan kita tertibkan," kata Hilaria. Sementara itu, untuk pedagang yang berjualan di ujung pantai, dirinya mengatakan, dalam waktu dekat ini juga akan ditertibkan. Namun, penertiban dilakukan usai dibangunnya kios baru.

Untuk saat ini, menurutnya 25 kios yang telah disiapkan belum dapat mengakomodir seluruh pedagang yang berada di bibir pantai. "Untuk lokasi dagang dari arah sungai ke kuburan pantai, akan ditata pada tahap berikutnya.  Kita inginnya sekaligus, tapi kemampuan pemerintah daerah belum bisa mencakup semuanya.  Namun, Pemda tidak tebang pilih, kita akan menertibkan semuanya nanti.  Kalau dituntut untuk sekaligus tentu akan memberatkan pemerintah daerah," katanya.

Penertiban bangunan kursi di Pantai Pulau Datok yang bertepatan dengan kegiatan Pemda, diakui Hilaria disebabkan beberapa hal, bahkan beberapa kesepakatan para pedagang dengan pemerintah daerah juga mengalami kendala, sehingga penertiban sempat molor.

"Sebenarnya kita jadwalkan sebelum STQ, namun kita terkendala dalam pembangunan kios untuk memindahkan para pedagang. Kemarin ada beberapa masalah teknis, sehingga penyelesaian pekerjaan kios menjadi molor. Makanya, begitu selesai  kita himbau untuk pindah,” terang Hilaria. 

“Memang awal-awalnya sulit memindahkan mereka, padahal sebenarnya mereka sudah janji. Kapan pun dipindahkan mereka siap, tapi mesti ada kios yang bisa ditempati para pedagang," katanya. Ke depan, ia menegaskan tidak ada lagi pedagang yang berjualan di seberang jalan atau di bibir pantai, menginga kawasan pantai mesti steril dari pedagang, karena di khususkan untuk para pengunjung.

"Lokasi bibir pantai harus bebas dari pedagang, dan kegiatan perdagangan lainnya, kecuali mereka yang menggunakan rumah pribadi untuk berdagang,  tapi yang berada di seberang pantai, bibir pantai khusus untuk pengunjung," tuturnya. (ble/bob)