Rabu, 11 Desember 2019


Sekda Sosialisasikan Zakat di Lingkungan Pemkab KKU

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 558
Sekda Sosialisasikan Zakat di Lingkungan Pemkab KKU

SOSIALISASI - Sekretaris Daerah (Sekda) Kayong Utara, Hilaria Yusnani membuka Sosialisasi Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, di Balai Praja, Senin (31/7).

SUKADANA, SP - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kayong Utara, Hilaria Yusnani membuka Sosialisasi Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, di Balai Praja Sukadana, Senin (31/7).  

"Dalam setiap penerimaan dan pemasukan, serta harta yang kita miliki juga terdapat harta orang lain, yang dititipkan oleh Allah," terangnya kepada para peserta yang didominasi para PNS Kayong Utara.   Menurutnya, zakat merupakan sebuah kewajiban bagi umat muslim, yang notabenenya sebuah "pembersih" bagi harta.  

Setelah dibentuknya Baznas, dirinya berharap lembaga ini bisa menjalin hubungan dengan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kayong Utara.   Sementara itu, Ketua Unit Pengumpulan Zakat Sekretaris Daerah, Benny Arya Dwinanto mengatakan, hingga saat ini, pihaknya belum bisa bekerja secara maksimal, disebabkan masih banyaknya beban perkerjaan yang mesti dilakukan.   

Namun, untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat, dirinya meminta kepada seluruh Kepala Organisasi Pemerintah Kayong Utara, untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat diinstansinya masing-masing.    Adapun tugas dari UPZ tersebut adalah membantu pengumpulan dan sosialisasi zakat dan menyetorkan zakat kepada BAZNAS Kayong Utara.   

"Selain melaporkan pengumpulan zakat kepada BAZNAS Kabupaten kayong Utara, petugas UPZ juga diminta menetapkan standar pembayaran zakat profesi adalah 2,5 persen dari penghasilan atau gaji, mulai dari besaran minimal gaji atau penghasilan Rp3.506.250," terang Benny. (hms/ble/bob)