Pemkab KKU Cegah Konflik Melalui FKDM

Kayong Utara

Editor Kiwi Dibaca : 847

Pemkab KKU Cegah Konflik Melalui FKDM
RAPAT KOORDINASI - Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di Balai Praja, Kamis (3/8). Kegiatan ini diselenggarakan Kantor Kesbangpol Linmas Kayong Utara. HUMAS
SUKADANA, SP - Kantor Kesatuan Bangsa,Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Kabupaten Kayong Utara menggelar  Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di Balai Praja, Kamis (3/8).

Kegiatan ini dihadiri Kapolsek, Koramil dan Camat serta Organisasi Masyarakat se Kabupaten Kayong Utara.   Kepala Kesbangpol Linmas Kayong Utara, Sukarman mengatakan, kegiatan ini mengusung tema "Melalui Rakor FKDM, Kita Sukseskan Pilkada Serentak Tahun 2018 dengan Melibatkan Berbagai Pihak dan Cegah Intoleransi yang Dapat Memecah NKRI".   

Karman berharap, kegiatan ini bisa memberikan kontribusi langsung pada upaya untuk memastikan kondisi Kabupaten Kayong Utara yang aman, tertib dan minim konflik sosial atau bebas dari konflik sosial.   

"Kita ingin menyatukan persepsi dalam meningkatkan peran deteksi dini, guna menjaga dan memelihara kewaspadaan dini masyarakat Kayong Utara serta menginformasikan data dan informasi mengenai potensi ancaman gangguan keamanan di Wilayah Kayong Utara," kata Sukarman.  

Sementara itu, Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid mengatakan, keberadaan FKDM bertujuan memelihara ketertiban dan keamanan dalam rangka menghadapi Pilkada, Pileg dan Pilpres mendatang. Menurutnya, makna penting dari kegiatan ini ialah menyamakan visi, misi, persepsi dan langkah bersama dalam memantapkan kesatuan bangsa serta keutuhan NKRI.  

"Keutuhan NKRI dilakukan melalui upaya pembangunan sinergi dalam menangani berkembangnya gerakan paham radikal di Indonesia, khususnya Kabupaten Kayong Utara. Upaya ini semata demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, tentram dan damai, terlebih menjelang Pilkada Serentak 2018," kata Hildi.  

Dirinya juga berpesan agar masyarakat dan seluruh stakeholder mesti mampu mengantisipasi dan menyelesaikan secara dini setiap gejolak sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.    Namun, ketika gejolak sosial berkembang menjadi konflik sosial, maka upaya penyelesaiannya memerlukan kerjasama dengan aparat keamanan setempat, seraya tetap mengedepankan penyelesaian secara damai maupun penyelesaian melalui prosedur peradilan terhadap konflik sosial yang terjadi.  

"Oleh karena itu, melalui pelaksanaan Rakor FKDM, kita dapat memberikan sumbangsih terhadap upaya penguatan integrasi sosial dalam kehidupan masyarakat. Dan hal ini akan berkontribusi positif terhadap upaya memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa," tuturnya. (hms/ble/bob)
 

Komentar