Senin, 16 Desember 2019


Banjir Rob di Sukadana Sasar Puluhan Rumah Nelayan

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 465
Banjir Rob di Sukadana Sasar Puluhan Rumah Nelayan

ROB - Kondisi banjir rob di rumah nelayan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kamis (4/1). (SP/Bule)

SUKADANA, SP - Banjir rob yang melanda ibu kota Kabupaten Kayong Utara, Sukadana berdampak hingga ke sekolah serta puluhan rumah nelayan.

Rumah nelayan yang mulai dioperasikan saat puncak Sail Selat Karimata 2016 lalu, saat ini terendam hingga mata kaki di dalam rumah dan nyaris setinggi lutut orang dewasa saat di jalan dan teras depan rumah.

Yatik, ibu rumah tangga penghuni salah satu rumah nelayan mengatakan, banjir rob ini sering terjadi setiap tahun terutama pada Desember dan Januari.

“Banjir tinggi tadi jam sembilan sampai masuk dalam rumah, besok bisa lebih besar lagi masuk ke dalam rumah jika ada kiriman hujan,” katanya, Kamis (4/1).

Banjir rob yang merupakan banjir akibat air pasang laut ini sering terjadi setiap tahun. Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Kayong Utara belum ada upaya penanggulangannya, karena lokasi pembangunan 50 unit rumah nelayan ini sejatinya adalah kawasan hutan mangrove yang disulap menjadi pemukiman nelayan dengan cara ditimbun.

“Alhamdulillah, perabot aman, semoga saja tak ada angin ribut sama hujan turun lagi, biasa lebih tinggi airnya,” kata Yatik.

Dari pantauan di lapangan, banjir Rob kali ini tidak hanya menyasar puluhan komplek perumahan nelayan, namun pemukiman penduduk, sekolah dan ruas jalan juga terkena imbasnya.

Seperti SD MIN Sukadana yang terpaksa memulangkan muridnya lebih awal pada hari pertama masuk sekolah akibat banjir rob  yang menggenangi halaman sekolah di Jalan Kota Karang tersebut. (ble)