Bupati Buka HKG PKK dan BBGRM Tahun 2018

Kayong Utara

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 350

Bupati Buka HKG PKK dan BBGRM Tahun 2018
PUKUL GONG - Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid memukul gong sebagai tanda dibukanya secara resmi puncak kegiatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) ke- 46 dan Pencanangan BBGRM ke- XV di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kayong
SUKADANA, SP - Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid membuka secara resmi puncak kegiatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) ke- 46 dan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke- XV di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kayong Utara, Rabu (21/3).

Pada sambutannya, Bupati Hildi Hamid menyampaikan agar kegiatan seperti ini tidak sekadar menciptakan kemeriahan sesaat, tetapi lebih mengentalkan komitmen bagi kemajuan Kabupaten Kayong Utara. 

Selama ini, menurutnya keluarga besar PKK telah memberikan nuansa berbeda dalam proses pembangunan di Kabupaten Kayong Utara.

"Kita jangan menutup mata, bahwa peran PKK yang kelihatan sepele tersebut, ternyata manfaatnya luar biasa. Butuh kerja keras, kekompakan dan keberanian untuk mencapai semua itu. Dan itu hanya bisa dilakukan oleh para kader PKK, baik yang ada di kabupaten, kecamatan sampai tingkat desa," kata Hildi. 

Lebih lanjut, ia mengatakan, PKK sebagai unsur pembangunan bangsa  memiliki misi mulia dalam memberi dukungan terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga, dengan mengutamakan sumber daya manusia sejak bayi dalam kandungan, hingga tumbuh dan berkembang menjadi balita, remaja sampai lanjut usia.

"Saya mengajak dan mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Kayong Utara, mari kita jadikan HKG PKK ke- 46 dan  BBGRM XV 2018, sebagai momentum untuk melestarikan dan mengembangkan serta menghidupkan kembali semangat, jiwa kekeluargaan dan kegotongroyongan demi mempercepat pembangunan di Kabupaten Kayong Utara," pesan Hildi. 

Hal tersebut, dikatakannya bisa diawali dari membina lingkungan keluarga hingga ke lingkungan masyarakat, sehingga dapat tercipta suasana yang harmonis. 

"Maka gilirannya akan membawa tatanan kehidupan aman dan tenteram dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju Indonesia damai," tuturnya. (ble/bob)