Petani Sedahan Kesulitan Angkut Hasil Pertanian

Kayong Utara

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 277

Petani Sedahan Kesulitan Angkut Hasil Pertanian
JEMBATAN PUTUS - Kondisi jembatan penyeberangan Sungai Alam yang terputus akibat banjir, Selasa (6/5). Jembatan ini menjadi jalur vital bagi petani di Dusun Sidorejo, Desa Sedahan Jaya untuk mengangkut hasil pertanian. (SP/Bule)
SUKADANA, SP - Petani Dusun Sidorejo, Desa Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, terpaksa menyeberangi sungai untuk mengangkut hasil pertanian. Hal tersebut disebabkan jembatan penghubung ambruk diterjang air bah.

Satu diantara Petani, Sofyan (43) hal ini sudah berlangsung selama dua pekan sejak banjir menerjang kawasan itu. Jembatan ini menjadi vital, karena dipakai sehari-hari oleh petani untuk menuju lahan persawahan mereka.

"Jembatan Sungai Alam ini setiap hari kami lewati dari rumah menuju lahan sawah. Yang mana jika kami membawa hasil, biasanya motor langsung bisa menuju ke lokasi," terang Sofyan, Selasa (5/6).

Ditambahkannya, ambruk jembatan ini, membuat seluruh petani menjadi susah. Apalagi antara bulan Juli dan Agustus, masuk masa panen.

Jembatan yang dibangun pada 2010 dari APBD Kabupaten Kayong Utara melalui aspirasi, memiliki panjang kurang lebih 25 meter.

"Kami minta pihak PU bisa segera memperbaiki jembatan yang ambruk tersebut. Sehingga pada masa panen, kami bisa mengangkut hasilnya tidak kesulitan," pungkasnya. (ble/and)