WNA Meneliti TNGP Mesti Kantongi Izin

Kayong Utara

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 172

WNA Meneliti TNGP Mesti Kantongi Izin
TERTIBKAN WNA – Pj Bupati Kayong Utara, Syarif Yusniarsyah saat diwawancarai wartawan, kemarin. Dia berencana menertibkan WNA terkait penelitian yang dilakukan di taman nasional. (Ist)
SUKADANA, SP – Penjabat (Pj) Bupati Kayong Utara, Syarif Yusniarsyah menyebutkan, akan menertibkan kunjungan Warga Negara Asing (WNA) di daerahnya. Terutama kunjungan menyangkut penelitian di taman nasional yang harus mengantongi izin dan rekomendasi.

Yusniarsyah mengatakan, bagi WNA yang ingin berwisata atau meneliti terutama di Taman Nasional Gunung Palong (TNGP), hendaknya membawa surat rekomendasi dan izin dari Kementerian Dalam Negeri. Atau dapat menujukkan bukti paspor, agar tiba di daerah setempat dapat diterima, diarahkan dan dilayani oleh pemerintah setempat.

"Agar ke depannya jelas tujuan dan maksud kehadiran mereka ingin apa. Apa yang mau diteliti, apa hasil penelitian. Kita harus tahu terutama aktivitas mereka di Gunung Palong,” katanya, kemarin.

Dengan demikian, jika terjadi hal yang menyimpang, Pemkab tidak disalahkan. Selain itu, dengan rekomendasi dan tujuan yang jelas, Pemkab dapat secara maksimal membantu dan melayani kunjungan WNA.

"Regulasinya sudah jelas, kehadiran WNA itu menyangkut NKRI, bupati tidak bisa sembarangan memberi izin atau keluarkan rekomendasi penelitian kepada orang asing, itu harus ada izin dari kementerian," ucapnya. (hms/ble/and)