Helikopter Waterboming BNPB Tabrak Pagar, Warga Berharap Ada Ganti Rugi

Kayong Utara

Editor Indra W Dibaca : 372

Helikopter Waterboming BNPB Tabrak Pagar, Warga Berharap Ada Ganti Rugi
Water Bombing di wilayah Kalbar menggunakan helikopter BNPB, beberapa waktu lalu. (Dok SP)
KAYONG UTARA, SP - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan  waterbombing oleh Helikopter Bell di Tanjung Santai, Kepulauan Maya Karimata, Kayong Utara, diwarnai insiden.

Helikopter sempat mengalami guncangan sehingga bambi bucket atau ember pengangkut air yang dipasang di helikopter menabrak pagar rumah warga,
Kamis (26/7).

Kepala Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Anshari membenarkan insiden ini. Tali bambi bucket atau ember pengangkut air yang dibawa helikopter milik BNPB tersebut mengakibatkan kerusakan terhadap pagar rumah milik warga di desanya. Selain itu terdapat juga kabel listrik yang terputus.

"Benar itu terjadi. Salah satu warga yang sedang ngarit rumput di sekitar lokasi kejadian melihat pagar di dekat rumahnya rusak. Ada juga kabel listrik yang terputus. Lokasi kejadiannya di Jalan Sungai Gali, Payak Itam, Desa Pangkalan Buton," terangnya, Minggu (29/7) malam.

Anshari menambahkan, dengan terjadinya kerusakan tersebut, pihaknya berharap ada ganti rugi atau perbaikan dari pihak BNPB. Meski hal itu terjadi tanpa disengaja.

"Warga mengharapkan adanya perbaikan saja. Walau itu tanpa disengaja. Mudah-mudahan ini dapat menjadi pembelajaran," harapnya. (bule)